Erupsi Anak Krakatau Makin Terasa, Abu dan Dentuman Menjangkau Lintas Wilayah

Muh. Rifai
Aktivitas erupsi Gunungapi Anak Krakatau terlihat dengan semburan merah menyerupai lava fountain di Selat Sunda, 5–6 September 2026. Foto: Arsip Geologi ESDM
A-AA+A++

Untuk wilayah perairan, kondisi transportasi laut masih dilaporkan relatif aman dan jalur penyeberangan Merak–Bakauheni belum mengalami gangguan. Basarnas Lampung juga menyiagakan personel di tiga pos SAR serta satu unit Rigid Inflatable Boat di Bakauheni.

Masyarakat diminta menggunakan masker dan pelindung mata saat berada di luar ruangan, terutama ketika terjadi hujan abu. Warga juga diminta menutup sumber air dan makanan serta mengurangi aktivitas di luar rumah jika konsentrasi abu meningkat.

PVMBG tetap merekomendasikan masyarakat, nelayan, wisatawan dan pengguna kapal tradisional tidak mendekati Gunung Anak Krakatau dalam radius 3 kilometer dari kawah aktif. Masyarakat juga diminta tetap tenang dan mengacu pada informasi resmi BNPB, PVMBG/Badan Geologi, MAGMA Indonesia dan BPBD setempat. (Red)