“Namun, BMKG menekankan bahwa seluruh temuan anomali ini belum dapat secara langsung dikaitkan sebagai penyebab pasti suara dentuman tersebut,” ujar Suaidi.
Stasiun Geofisika Bandung masih melanjutkan pemantauan terhadap aktivitas kegempaan, petir, magnet bumi, dan atmosfer. Koordinasi dengan instansi terkait juga diperkuat untuk mencari sumber dentuman secara lebih menyeluruh.
BACA JUGA:
BMKG mengimbau masyarakat Bandung Raya tetap tenang dan tidak terpengaruh isu spekulatif yang tidak dapat dipertanggungjawabkan. Masyarakat diminta mengikuti perkembangan informasi melalui kanal komunikasi resmi BMKG. ***









