Panen Raya Budidaya Padi Organik Al-Khairaat dan Sarasehan Petani untuk Negeri turut dihadiri Bupati Sigi Mohamad Rizal Intjenae, S.Sos., M.Si., Kepala Perwakilan Bank Indonesia Moh. Irfam Sukarna, Rektor Universitas Islam Alkhairaat (Unisa), Ketua Umum PB Al-Khairaat Habib Sayyid Alwi bin Saggaf Aljufri, Ketua Banom Al-Khairaat, Satgas Swasembada Pangan, sejumlah kepala perangkat daerah terkait, serta masyarakat Kecamatan Dolo Selatan.
Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah berharap pertanian organik Walatana dapat menjadi contoh bagi daerah lain. Selain meningkatkan produksi, model tersebut diarahkan untuk membangun petani yang mandiri, memanfaatkan teknologi, menjaga lingkungan, dan meningkatkan nilai ekonomi hasil pertanian sebagai bagian dari upaya mewujudkan Sulteng Nambaso. ***









