Anwar mengatakan keberadaan makam Pahlawan Nasional Tombolotutu menjadi salah satu alasan dirinya datang ke Toribulu pada peringatan HUT Kemerdekaan RI.
“Di sini ada pahlawan nasional. Makanya saya datang. Setiap tahun nanti pemerintah provinsi setiap tanggal 17 Agustus akan datang berkunjung di Toribulu untuk berziarah,” kata Anwar.
Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah selanjutnya akan menjadikan ziarah ke makam Tombolotutu sebagai agenda tahunan setiap 17 Agustus. Agenda tersebut diharapkan menjadi bagian dari penghormatan terhadap sejarah perjuangan pahlawan nasional asal Sulawesi Tengah.
Rangkaian kegiatan di Toribulu kemudian dilanjutkan dengan Pesta Rakyat yang dihadiri sejumlah pejabat dan masyarakat. Hadir Bupati Parigi Moutong Erwin Burase, Wakil Bupati Parigi Moutong H. Abdul Sahid, Ketua TP-PKK Sulawesi Tengah Sry Nirwanti Bahasoan, unsur Forkopimda, kepala OPD lingkup Pemprov Sulawesi Tengah, camat, kepala desa, serta masyarakat Kabupaten Parigi Moutong.
Penggalangan dana Rp1 miliar untuk korban gempa NTT menjadi salah satu bentuk solidaritas masyarakat Sulawesi Tengah dalam memperingati kemerdekaan. Bantuan tersebut juga menunjukkan bahwa pengalaman menghadapi bencana pada 2018 mendorong masyarakat Sulteng untuk ikut membantu daerah lain yang mengalami musibah.
Di tengah perayaan kemerdekaan, pesan yang disampaikan Anwar cukup jelas, yakni kegembiraan tidak harus membuat masyarakat melupakan mereka yang sedang menghadapi bencana. Bantuan untuk NTT menjadi wujud nyata semangat persatuan dan gotong royong yang terus dibangun di Sulawesi Tengah. ***









