Selandia Baru membuka keunggulan melalui Finn Surman pada menit ke-15. Namun Mesir tampil lebih agresif pada babak kedua.
Mostafa Ziko mencetak gol penyeimbang pada menit ke-58. Mohamed Salah kemudian membawa Mesir berbalik unggul sembilan menit kemudian. Mahmoud Hassan memastikan kemenangan Mesir lewat gol ketiga pada menit ke-82.
Mesir tampil dominan sepanjang pertandingan. Tim Afrika Utara itu mencatatkan 19 tembakan dan menguasai 56 persen penguasaan bola.
Kemenangan tersebut membawa Mesir ke puncak klasemen Grup G dengan empat poin. Posisi mereka semakin kuat menjelang pertandingan terakhir fase grup.
Di Los Angeles Stadium, Belgia dan Iran harus puas berbagi satu poin setelah bermain imbang tanpa gol.
Belgia lebih banyak menguasai bola dan menciptakan peluang. Namun penampilan gemilang kiper Iran, Alireza Beiranvand, membuat gawang Team Melli tetap aman.
Iran juga beberapa kali mengancam melalui Mehdi Taremi, tetapi Thibaut Courtois tampil solid di bawah mistar Belgia.
Situasi semakin sulit bagi Belgia setelah Nathan Ngoy menerima kartu merah langsung pada menit ke-66. Meski unggul jumlah pemain, Iran gagal memanfaatkan kesempatan tersebut untuk mencetak gol kemenangan.
Hasil imbang ini membuat Iran dan Belgia sama-sama mengumpulkan dua poin dari dua pertandingan.
Laga terakhir Grup G dipastikan berlangsung sengit. Mesir akan menghadapi Belgia, sementara Iran bertemu Selandia Baru. Keempat tim masih memiliki peluang untuk lolos sehingga persaingan diperkirakan berlangsung hingga pertandingan terakhir.
Piala Dunia 2026 kembali menghadirkan kejutan. Tanjung Verde berhasil mencuri perhatian dengan dua hasil imbang melawan tim yang lebih diunggulkan, sementara Mesir dan Spanyol berhasil mengambil posisi terdepan di grup masing-masing. Namun dengan satu pertandingan tersisa, peluang lolos masih terbuka bagi banyak tim. (Rfi)




