Cara mencobanya:
- Buka situs Face++ Emotion Recognition.
- Pilih menu Try It Now.
- Unggah foto selfie yang ingin dianalisis.
- Pastikan wajah terlihat jelas dan pencahayaan cukup.
- Tunggu beberapa detik hingga proses selesai.
- AI akan menampilkan hasil analisis berupa tujuh kategori emosi utama.
Kategori yang biasanya muncul meliputi:
- Happy
- Neutral
- Sad
- Angry
- Fear
- Surprise
- Disgust
Setiap emosi akan diberikan skor antara 0 hingga 100 persen.
Semakin tinggi nilainya, semakin besar kemungkinan AI menganggap ekspresi tersebut mewakili kondisi wajah yang dianalisis.
2. Microsoft Azure Face API – Analisis Lebih Detail
Platform milik Microsoft ini sering digunakan pengembang karena memiliki data yang lebih rinci.
Langkah penggunaannya:
- Kunjungi halaman Azure Face API.
- Pilih fitur Try Face API.
- Login menggunakan akun Microsoft.
- Unggah foto wajah.
- Klik tombol Analyze.
- Tunggu hingga hasil muncul.
Selain emosi, Azure juga dapat menampilkan informasi tambahan seperti:
- Posisi kepala
- Arah pandangan
- Tingkat keyakinan AI
- Analisis ekspresi wajah
Jika muncul angka 0.89 pada kategori tertentu, artinya AI memiliki tingkat keyakinan sekitar 89 persen terhadap prediksi tersebut.
3. Hume AI – AI yang Banyak Dipakai Startup
Hume AI menjadi salah satu platform yang cukup populer karena fokus pada analisis ekspresi emosional.
Cara mencobanya:
- Buat akun gratis.
- Masuk ke dashboard.
- Unggah foto atau video.
- Jalankan analisis.
- Lihat hasil prediksi emosi.
Platform ini biasanya menampilkan kategori yang lebih spesifik seperti:
- Confusion
- Anxiety
- Relief
- Interest
- Awe
- Distress
Karena kategorinya lebih banyak, hasil yang ditampilkan sering terlihat lebih detail dibanding aplikasi lain.
4. Affectiva – Ahli Membaca Ekspresi Mikro
Affectiva dikenal luas dalam bidang riset perilaku konsumen.
Langkah penggunaannya cukup sederhana:
- Akses layanan Affectiva.
- Aktifkan kamera atau unggah video.
- Jalankan analisis.
- Sistem akan mendeteksi perubahan ekspresi secara real-time.
Teknologi ini banyak digunakan perusahaan untuk mengukur respons audiens terhadap iklan, film, maupun konten digital.
5. TikTok Emotion Scan – Favorit Konten Viral
Jika ingin mencoba tanpa membuka situs tambahan, pengguna bisa langsung memanfaatkan filter TikTok.

