Panitia kurban Masjid Raya Baitul Khairaat menyiapkan sebanyak 1.850 kupon pembagian daging kurban. Kupon tersebut diprioritaskan bagi warga di sekitar masjid dan penghuni panti asuhan agar distribusi daging kurban tepat sasaran.
Bagi Anwar Hafid, Idul Adha bukan sekadar seremoni penyembelihan hewan kurban. Ia menilai perayaan ini menjadi pengingat penting tentang arti pengorbanan dan kerja bersama antara pemerintah dengan masyarakat.
“Pengorbanan itu artinya pemerintah bekerja keras menghadirkan program-program yang bermanfaat bagi masyarakat. Sementara masyarakat memberikan dukungan dan doa kepada pemerintah. Dengan kerja keras dan doa bersama, insyaallah keberkahan akan turun untuk daerah yang kita cintai ini,” tuturnya.
Ia berharap semangat berbagi yang tumbuh dalam perayaan Idul Adha dapat terus mempererat persaudaraan di Sulawesi Tengah. Menurutnya, kebersamaan antara pemerintah dan masyarakat menjadi modal penting dalam menjaga stabilitas dan pembangunan daerah.
“Mudah-mudahan Sulawesi Tengah semakin berkah, semakin maju, semakin sejahtera, dan semakin aman,” pungkasnya.
Kegiatan penyerahan hewan kurban tersebut turut dihadiri Ketua TP-PKK Sulawesi Tengah Ny. Sry Nirwanti Bahasoan, unsur Forkopimda, kepala OPD lingkup Pemprov Sulteng, tokoh agama, tokoh masyarakat, Juru Sembelih Halal (Juleha), serta masyarakat sekitar. ***




