Skrol untuk membaca pos

Malaysia Master 2026: Adnan/Indah Melaju, Thalita Terhenti

Muh. Rifai
Adnan Maulana dan Indah Cahya Sari Jamil. Foto: PBSI
A-AA+A++

Indah juga menyebut evaluasi dari turnamen pekan lalu membantu meningkatkan mental bertanding mereka. Ia menegaskan pasangan Indonesia kini mencoba tampil lebih percaya diri dalam kondisi tertinggal maupun tertekan.

“Dari minggu lalu kami belajar untuk lebih percaya diri lagi. Kalau lagi tertekan dan posisinya mengejar, fighting spirit-nya harus besar,” katanya.

Di sektor tunggal putri, hasil berbeda diraih Thalita Ramadhani Wiryawan. Ia harus mengakui keunggulan pebulu tangkis India, Ashmita Chaliha, dalam dua gim langsung dengan skor 16-21 dan 13-21.

Thalita sebenarnya sempat memulai pertandingan dengan cukup baik dan unggul 10-4 pada gim pertama. Namun, lawannya mampu bangkit dan mengambil alih kendali permainan hingga akhirnya memenangkan pertandingan.

“Saya akui lawan hari ini lebih siap, dari powernya lebih matang sementara saya kurang jaga di pertahanannya, banyak tembus dari dia,” kata Thalita.

Ia mengakui setelah kehilangan momentum di gim pertama, dirinya kesulitan keluar dari tekanan permainan lawan yang tampil agresif.

“Setelah unggul 10-4 di gim pertama, saya jadi kalah cepat serangannya. Setelah itu, kontrol permainan ada di dia dan saya tidak bisa keluar dari tekanan itu,” ujarnya.

Thalita juga menyadari masih banyak aspek yang harus ditingkatkan, terutama dari sisi fisik. Dua turnamen beruntun yang dijalaninya disebut cukup menguras tenaga dan memengaruhi performanya di lapangan.

“Saya menyadari saya masih banyak kurangnya terutama dari segi fisik dan dua turnamen ini cukup terasa. Jadi pulang dari sini pasti akan terus meningkatkan fisik, power dan tekniknya. Saya akan lebih giat lagi latihannya,” tutup Thalita.

Hasil ini membuat Adnan/Indah menjaga asa Indonesia di sektor ganda campuran, sementara Thalita harus lebih cepat mengakhiri perjuangannya di turnamen Kuala Lumpur kali ini. (Rfi)