Dhani menyadari bahwa dalam perjalanan hidup, ada kemungkinan anak-anak lupa atau tidak selalu hadir untuk orang tua. Namun, hal tersebut tidak serta-merta membuat mereka menjadi anak yang buruk.
“Kalau suatu saat anak-anak sedikit lupa, itu bukan berarti mereka jadi anak durhaka atau pendosa,” ujarnya.
Ia pun mengajak para orang tua untuk tidak terlalu cemas dengan anggapan soal anak durhaka. Baginya, yang terpenting adalah bagaimana orang tua mencintai dan membesarkan anak dengan tulus.
“Jangan khawatir, kalian tidak akan jadi anak durhaka,” kata Dhani.
Di akhir, ia berbicara soal keyakinannya sebagai seorang ayah. Ia percaya bahwa apa yang sudah ia lakukan untuk anak-anaknya akan menjadi pertanggungjawaban di hadapan Tuhan.
“Nanti di akhirat saya akan berhadapan dengan Tuhan, bahwa anak-anak saya tidak ada yang jadi anak durhaka,” tutupnya.
Pandangan Ahmad Dhani ini menarik perhatian karena memberi sudut pandang berbeda tentang hubungan keluarga. Ia menggambarkan bahwa cinta orang tua tidak selalu harus berbalas, melainkan cukup diberikan dengan sepenuh hati. ***







