Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) RI sedang mendalami aksi demonstrasi yang berujung penyegelan Kantor Perwakilan Komnas HAM Sulawesi Tengah di Kota Palu pada Senin, 9 Maret 2026.
Pendalaman dilakukan menyusul tuntutan massa yang meminta Kepala Perwakilan Komnas HAM Sulteng, Livand Breemer, dicopot dari jabatannya.
Komisioner Komnas HAM RI, Saurlin P Siagian, mengatakan pihaknya tengah mengkaji secara internal persoalan yang memicu aksi demonstrasi tersebut. Menurutnya, proses pendalaman sedang berjalan dan tidak akan memakan waktu lama.
“Kita lagi dalami lah. Sementara kita dalami,” kata Saurlin P Siagian melalui sambungan telepon, Selasa malam, 10 Maret 2026.
Saurlin yang membidangi pemantauan dan penyelidikan di Komnas HAM menjelaskan bahwa proses pendalaman terhadap permasalahan di kantor perwakilan Komnas HAM Sulawesi Tengah tidak terlalu sulit dilakukan. Ia memastikan lembaganya akan menelusuri secara menyeluruh akar persoalan yang memicu protes masyarakat.
“Gak lama lah itu. Gak sulit (melakukan pendalaman masalah Komnas HAM Sulteng) itu,” ujarnya.
Meski demikian, Saurlin meminta masyarakat Sulawesi Tengah bersabar menunggu hasil dari proses pendalaman tersebut. Ia menegaskan bahwa langkah yang dilakukan saat ini masih bersifat internal sehingga belum bisa dipublikasikan secara rinci.
“Untuk teknisnya, seperti apa kami mendalami masalah ini, kami gak bisa buka ke publik. Ini sifatnya internal,” kata Saurlin.
Pernyataan serupa juga disampaikan Komisioner Komnas HAM RI lainnya, Anis Hidayah. Ia membenarkan bahwa pihaknya sedang menelaah persoalan yang menjadi sorotan publik setelah aksi demonstrasi dan penyegelan kantor perwakilan Komnas HAM di Palu.
“Kami masih dalami,” ujar Anis Hidayah singkat saat dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp.
Namun, ketika ditanya terkait tuntutan massa yang meminta agar Kepala Perwakilan Komnas HAM Sulawesi Tengah, Livand Breemer, dicopot atau ditarik dari wilayah tersebut, Anis belum memberikan tanggapan lebih lanjut. Pesan lanjutan yang dikirimkan kepada komisioner tersebut juga belum dijawab hingga berita ini diterbitkan.
Sebelumnya, ratusan massa yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa dan Masyarakat Sulteng Bersatu menggelar aksi demonstrasi di depan Kantor Perwakilan Komnas HAM Provinsi Sulawesi Tengah yang berada di Jalan Suprapto, Kota Palu, pada Senin, 9 Maret 2026.




