Bagi warga Poboya, perjuangan ini bukan hanya soal pengelolaan tambang, tetapi juga tentang hak memperoleh kesempatan ekonomi yang selama ini terhalang oleh kebijakan perusahaan.
Para tokoh masyarakat menyatakan bahwa aksi lanjutan akan dirancang lebih besar dan melibatkan lebih banyak elemen komunitas apabila tidak ada kepastian dari PT CPM.
Mereka berharap pihak pemerintah daerah juga dapat turun tangan untuk memfasilitasi dialog antara warga dan perusahaan agar ketegangan tidak terus berlarut.
Dengan berakhirnya aksi hari ini, masyarakat lingkar tambang Poboya kini menanti langkah berikutnya dari PT CPM. Bagi warga, respons perusahaan dalam sepekan ke depan akan menentukan arah perjuangan selanjutnya sekaligus menjadi penanda apakah aspirasi mereka benar-benar didengar. ***



