Kehati-hatian Adalah Kunci
Media sosial ibarat pisau bermata dua. Di satu sisi, ia bisa menjadi sarana untuk membangun citra positif dan menyuarakan aspirasi. Namun, di sisi lain, satu kesalahan kecil bisa berakibat besar.
BACA JUGA:
Kasus Wenny Myzon menjadi pengingat bahwa di tengah kebebasan berbicara, ada tanggung jawab yang harus dipikul. Sebagaimana pepatah lama mengatakan, “Lidah tak bertulang, tetapi ia bisa melukai.” Dalam dunia digital, peran “lidah” kini digantikan oleh jari-jari kita yang mengetik di layar ponsel.
Editor: Rifai





