“Kepala daerah perlu jemput bola agar seluruh tenaga non-ASN yang ada dalam database BKN bisa mendaftar sesuai jadwal,” katanya.
Sebagai bagian dari upaya pendampingan, Kementerian PANRB dan BKN membuka layanan coaching clinic hingga batas waktu pendaftaran.
BACA JUGA:
Pemerintah daerah diharapkan memanfaatkan fasilitas ini untuk menyelesaikan penataan tenaga non-ASN secara optimal.
“Pemerintah bersama DPR RI sudah berkomitmen menyelesaikan penataan tenaga non-ASN yang terdata. Seleksi PPPK tahap II ini harus dimaksimalkan sebaik mungkin,” pungkas Rini.
Sumber: Kemenpanrb I Editor: Rifai





