Skrol untuk membaca pos

Empat Partai Mantap Lawan Jokowi

Muh. Rifai
Ilustrasi Pemilu. Merdeka.com
A-AA+A++

“Kita ingin yang terbaik untuk rakyat kita. Kita sudah memberi peringatan, sudah bertahun tahun memberi peringatan bahwa sistem ekonomi yang dijalankan republik Indonesia berada dijalan yang salah, kita meninggalkan UUD 1945 kita meniggalkan pasal 33 karena itulah kekuatan kekayaan Indonesia tidak ada di Indonesia. karena ini semua adalah semu,” tegasnya.

Lebih lanjit, Prabowo menyebut kondisi perekonomian Indonesia saat ini sedang dalam keadaan darurat. “Kita dalam keadaan rawan. Dan untuk itu perlu diadakan gerakan demokrasi untuk memperbaiki ini. Dan kita ingin melakukan gerakan itu secara konstitusional secara hukum, secara damai, serta lahir gagasan secara santun,” ujarnya.

Kenapa begitu? Lanjut Prabowo, saat ini Indonesia hanya dimiliki oleh segelintir orang.

“Kita harus membela kepentingan nasional kita, kita harus menjaga kekayaan kita, harus tinggal di Indonesia dan harus digunakan untuk kepentingan seluruh rakyat Indonesia. Tidak boleh hanya segelintir orang saja. selama ekonomi ini dinikmati oleh satu persen atau kurang, selama itu kita berada dalam keadaan yang rawan, keadaan yang sangat rawan,” pungkasnya.

Sementara, usai memberikan pidato sambutan, acara peresmian ini ditandai dengan pemotongan tumpeng nasi kuning oleh Sandiaga Uno. Sumber: Indopos
[related-content]