Ketua Kerukunan Keluarga Sulawesi Barat (KKSB) Sulteng, Baharuddin Tandriwali, menegaskan, bahwa duet pemimpin yang paling cocok untuk Sulteng adalah pasangan Anwar Hafid – Reny Lamadjido.
Penegasan itu disampaikannya saat memberikan sambutan pada perayaan maulid di Asrama Haji Palu, Minggu, 6 Oktober 2024.
Baharuddin HT menyatakan, dari tiga calon kandidat gubernur sulteng, Anwar dan Reny merupakan pilihan ideal. Mereka adalah pasangan yang saling melengkapi, yakni, laki-laki dan perempuan, juga memiliki sikap yang membumi, dan memiliki kualifikasi doktor di bidang pemerintahan, serta memiliki pengalaman luas di berbagai bidang.
“Anwar Hafid pernah menjadi Kepala Desa, Camat, Asisten Pertama, dan Bupati Morowali selama dua periode, serta menjabat sebagai anggota DPR RI,” ujarnya.
Mantan Sekretaris Provinsi Sulawesi Tengah pada masa Gubernur HB Paliudju ini mengatakan, bahwa dr. Reny keterwakilan perempuan, memiliki sejarah yang bagus dalam pemerintahan, terutama di sektor kesehatan, dan baru-baru ini menjabat sebagai Wakil Walikota Palu.
“Beliau mempunyai potensi untuk memimpin, dan pasangan dinamis ini sangat dinantikan oleh masyarakat untuk membangun daerah Sulteng ke depan,” ujar mantan Pj Bupati Morowali tahun 2012 ini yang disambut sorak-sorai dan tepuk tangan hadirin yang hadir sembari meneriakan “Berani, Gubernur Sulawesi Tengah.”
Pada acara peringatan Maulid Nabi Besar Muhammad SAW ini juga turut hadir calon Wakil Gubernur Sulawesi Tengah 2024, antara lain, Reny Lamadjido, dan Ramli Usman yang tidak hanya menjabat sebagai Ketua KKSB atau Mandar Kota Palu, namun juga mantan Kepala Dinas Penataan Ruang Kota Palu.
Berikut ini 9 program unggulan Anwar Hafid – Reny Lamadjido:
BERANI Cerdas: Program ini diberi nama NAMBASO (Anak Miskin Bisa Sekolah), dari SMA sampai perguruan tinggi dengan biaya uang kuliah tunggal (UKT) minimal Rp, 5,000,000 (Lima Juta Rupiah pertahun). Dan yang tidak mau kuliah akan dididik dalam pelatihan keterampikan di balai latihan kerja (BLK) bertaraf Internasional serta dicarikan pekerjaan oleh pemerintah Provinsi Sulteng.
BERANI Sehat: Program ini mengutamakan peningkatan layanan kesehatan gratis hanya dengan KTP untuk pasien kelas III, apapun latar belakang sosial ekonominya.







