Eva menilai, pendekatan yang dilakukan oleh Pasangan BERANI sangat relevan, karena data BPS menunjukan Petani di Sulteng yang cukup besar, tercatat 457.492 unit Usaha Pertanian Perorangan (UTP) di Sulteng, sehingga kebijakan yang ditawarkan pasangan BERANI ini akan difokuskan pada komoditas utama Sulteng seperti cengkeh dan coklat.
Dalam hak ini jaminan terhadap komoditas produksi petani tidak hanya bergantung pada sektor swasta atau perusahaan-perusahaan perkebunan sawit permapas tanah rakyat.
BACA JUGA:
“Selamat Hari Tani 2024, semoga petani terus BERANI menyurakan hak-hak nya dan BERANI mendorong sektor pertanian sebagai sumber ekonomi paling maju di Sulteng,” tutup Anwar Hafid.




