Lanjut Henita, setelah selesai Pemilu dan Pileg, Ambulance itu di tarik sesuai arahan Mardiman Sane.
Pihak RT pun menghubunginya via telepon, meminta untuk menanyakan kembali terkait Ambulance tersebut. Namun tak bisa dibantunya.
“Di pikiran saya agak miris saja yaa…knp waktu pertama minta ambulance itu, saya jadi perantaranya, tapi, pas penyerahan tanpa sepengetahuan saya. Namun, pada saat ambulance di tarik, saya lagi yang dihubungi. Saya cuma bisa blng di telp, maaf saya tidak bisa bantu,” terangnya.
“Jadi saya tegaskan kembali, Ambulance itu bukan milik pak Anwar Hafid, tapi milik Mardiman Sane, Caleg DPR RI. Untuk alasan ditarik, itu diluar sepengetahuan saya. Saya hanya meluruskan agar tidak ada buruk sangka terhadap pak Anwar Hafid,” jelasnya.







