WhatsApp Image 2026-10-26 at 23.12.47

Anwar Hafid: Semua Kandidat Baik, Jangan Budayakan Politik Fitnah

Muh. Rifai
Belasan Ribu masyarakat Kabupaten Buol dari berbagai penjuru menghadiri deklarasi bakal Calon (Bacalon) Gubernur dan Wakil Gubernur Sulteng, Anwar Hafid dan Reny Lamadjido melanjutkan deklarasi dan temu masyarakat, Sabtu (10/8/2024). FOTO: Infopena.com
A-AA+A++

Bakal Calon (Bacalon) Gubernur dan Wakil Gubernur Sulteng, Anwar Hafid dan Reny Lamadjido melanjutkan deklarasi dan temu masyarakat di Kelurahan Kampung bugis Kelurahan Kampung Bugis, Kecamatan Biau, Sabtu (10/8/2024).

Puluhan ribu masyarakat Buol datang dari berbagai penjuru mulai dari wilayah paling utara yang berbatasan dengan Gorontalo yakni Kecamatan Palele hingga paling selatan berbatasan dengan Tolitoli yakni, Lakuan memadati lokasi deklarasi pasangan dengan tagline BERANI (Bersama Anwar – Reny).




Anwar Hafid bersama rombongan bahkan harus berjalan kaki sekira satu kilo meter untuk sampai kelokasi deklarasi yang sudah dipenuhi lautan massa.

Dihadapan puluhan ribu masyarakat Buol, Anwar Hafid menyerukan masyarakat untuk menghindari politik fitnah dan politik uang.

“Kita tau pasti banyak calon, saya tau di Buol sangganipa sudah hadir, beramal juga juga sudah datang. Yang datang terakhir adalah pemberani. Semua ini orang terbaik di Sulteng, maka saya pesan jangan budayakan politik fitnah, jangan menjelek – jelekkan antara satu dengan yang lain karena tidak sehat dalam demokrasi kita,” seru Anwar Hafid.

“Mari kita tunjukan kelebihan kandidat kita, jangan mencari – cari kesalahan kandidat lain, karena manusia tidak ada yang sempurna. Yang kita cari kelebihannya, sehingga bisa memimpin kita,” tambahnya.

Seorang pemimpin kata Anwar Hafid, adalah orang yang bisa melampaui dirinya sendiri, karena kalau dia tidak mampu melampaui dirinya sama dengan orang yang dipimpinnya.

“Hindari politik uang, karena ini yang merusak. Kalau dengan 100/200 ribu kita jadikan alasan untuk memilih, sepanjang negara, sepanjang daerah ini terus kita budayakan politik uang, maka tidak akan ada perubahan di negri ini,” tegasnya.

“Mari kita pilih pemimpin dengan rekam jejak, dengam profil masing – masing calon. Yang kita cari yang terbaik dari yang baik,” tambahnya.

Dalam kesempatan itu juga, Anwar Hafid menyampaikan bahwa kedatangan bersama dr. Reny Lamadjido untuk memperkenalkan diri agar masyarakat tidak memilih hanya melihat baliho.

Ibaratnya kalau mau memilih, jangan beli kucing dalam karung, tapi belihlah kucing di luar karung, sehingga tau hitum putih warnanya.