Skrol untuk membaca pos

Anwar-Reny Disambut Upacara Adat di Kulawi, Program NAMBASO dan Kesehatan Gratis Terus Digaungkan

Muh. Rifai
Deklarasi Pasangan Bakal Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Sulawesi Tengah (Sulteng) Anwar Hafid dan Reny Lamadjido di Lapangan Sepak Bola Desa Bolapapu, Kecamatan Kulawi, Kabupaten Sigi, Rabu sore, 17 Juli 2024. FOTO: Infopena.com
A-AA+A++

“Jadi, anak-anak kita kalau sudah tamat SMA, nanti hanya ada dua pilihan. Kalau dia tidak mau lagi kuliah, kita akan menyediakan tempat kerja. Sehingga mereka tidak menganggur. Tapi, kalau dia mau kuliah kita biayayi kuliahnya,” jelasnya.

Selain pendidikan, ada program BERANI Sehat. Program ini mengutamakan peningkatan layanan kesehatan, termasuk cakupan BPJS gratis untuk pasien kelas III, apapun latar belakang sosial ekonominya. Inisiatif ini memastikan bahwa setiap orang, kaya ataupun miskin, memiliki akses terhadap layanan kesehatan berkualitas dengan hanya menggunakan KTP.

Untuk lebih meningkatkan layanan kesehatan, Anwar-Reny akan menghadirkan rumah sakit berstandar internasional, dengan staf dokter ahli yang direkrut dari luar daerah, dengan insentif menarik. Langkah ini bertujuan agar tidak ada lagi masyarakat yang sakit harus dirujuk keluar daerah.

Anwar menekankan, komitmennya untuk menyelesaikan masalah kesehatan di Sulawesi Tengah, memastikan tidak ada orang yang meninggal di rumah karena tidak bisa berobat akibat tidak punya jaminan kesehatan.

Anwar Hafid optimis masalah penuntasan kesehatan di sulteng ini bisa terwujud karena sudah pernah dilakukannya ketika menjabat sebagai Bupati Morowali. Apalagi, dengan menggandeng Reny Lamadjido, yang merupakan seorang dokter sebagai wakilnya, semakin mempertegas bahwa masalah kesehatan di Sulteng dapat mereka tuntaskan.

Selanjutnya, Program BERANI Lancar. Ini akan berfokus pada peningkatan infrastruktur transportasi, khususnya dengan mengaspal jalan desa sepanjang 1000 km dalam 5 tahun, memfasilitasi transportasi produk pertanian dan meningkatkan kualitas hidup petani lokal secara keseluruhan.

Selain itu, program BERANI Menyala. Programini berupaya untuk pemerataan distribusi listrik, mengatasi kesenjangan pasokan listrik di Sulawesi Tengah.

Kemudian, ada program BERANI Berdering yang bertujuan untuk mendorong pemerataan di bidang jaringan operator, sehingga tidak ada lagi daerah-daerah di sulteng yang kesulitan signal operator. Sebab, diera digitalisasi sekarang ini, semua berhubungan dengan yang namanya internet.

Selanjutnya, ada program BERANI Murah. Sebuah inisiatif baru bertujuan untuk menjadikan bahan makanan pokok lebih terjangkau atau lebih murah bagi masyarakat.

Menurut Anwar Hafid, jika terpilih menjadi gubernur, mereka akan berupaya untuk mewujudkan sembako murah itu. Ia menilai pemerintah mempunyai kewenangan untuk mengaturnya, namun perlu kemauan untuk mengambil tindakan.