Skrol untuk membaca pos

Mimpi Anak Gadisnya Diperkosa, Bakri Bakar Mobil Tetangganya

Muh. Rifai
Ilustrasi Mobil terbakar. shutterstock
A-AA+A++

MAJENE – Seorang pria kalap dengan menghancurkan dan membakar mobil Avanza milik Nurhasan, warga Butungan, Desa Binanga, Kecamatan Sendana, Majene, dihancurkan kaca-kacanya kemudian dibakar Selasa petang (27/3/2018).

Bakri, pria asal Limboro, Kecamatan Sendana, Kabupaten Majene, Sulawesi Barat (Sulbar) yang masih tetangga kampung dengan Nuhasan ini menuding korban adalah pelaku perkosaan yang membuat anak gadis pelaku hamil.

Beberapa bulan terakhir, Bakri stres dan resah lantaran anak gadisnya hamil di luar nikah.

Meski ia sudah melaporkan kasusnya ke polisi setempat dua bulan lalu, namun hingga kini kasusnya tak kunjung terungkap.

Sementara anak Bakri berinisial FK yang masih duduk di bangku SMA kehamilannya kian bertambah besar.

Kalap dan emosi, Bakri lalu menuding Nurhasan, tetangganya, telah menghamili anak pelaku.

Menurut Bakri, FK sempat tinggal di rumah Nurhasan.

Bakri menitipkan anaknya saat sekolah di daerah tersebut.

Kasus itu pun sempat dilaporkan ke Polres Majene, namun hingga kini belum menemui titik terang.

Singkat cerita, Bakri yang sedang stres pergi ke kebun miliknya, Selasa (27/3/2018) kemarin.

Saat beristirahat sekitar pukul 12.00 Wita di rumah kecil di kebunnya, ia sempat bermimpi bahwa Nurhasan lah yang menghamili anaknya.

“Saya bermimpi melihat langsung itu adegan perlakuan anak saya diperkosa. Di situ betul-betul hati saya terbakar, sudah tidak bisa kubendung,” kata Bakri.

Bakri pun segera pulang ke rumahnya.

Ia mempersenjatai diri dengan parang panjang dan double stick.

Bakri kemudian tancap gas motor menuju rumah Nurhasan.

Di tengah perjalanan, ia membeli satu jeriken bensin berisi dua liter beserta korek gas.

Tiba di rumah Nurhasan, bakri yang disulut amarah yang memuncak langsung memecahkan kaca-kaca mobil milik Nurhasan dengan double stick miliknya.

Pelaku kemudian menumpahkan bensin ke jok mobil korban.

Bagian dalam mobil tersebut kemudian diduga dibakar.

Beruntung, api tidak merambat ke mesin mobil dan hanya membakar jok belakang.

“Setelah kaca sampingnya saya pecahkan, kemudian saya siram bensin dan bakar. Saya juga kena api,” jelasnya.