Skrol untuk membaca pos

Ada Potensi Gelombang Tinggi di Perairan Majene, Ini Penjelasan BMKG

Muh. Rifai
Ilustrasi Gelombang tinggi. (Foto: ANTARA FOTO/Ahmad Subaidi)
A-AA+A++

MAMUJU – Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi II Kabupaten Majene Provinsi Sulawesi Barat menyampaikan wilayah perairan Selat Makassar bagian Selatan yang mencakup wilayah pesisir Kabupaten Majene berpotensi dilanda gelombang tinggi.

“Pada hari ini hingga tiga hari ke depan, wilayah perairan di Selat Makassar, khususnya di bagian Selatan yang mencakup kawasan pesisir di Kabupaten Majene seperti daerah Rangas, Pamboang, Sendana hingga Tubo Sendana, berpotensi terjadi gelombang tinggi antara 2,5 hingga empat meter,” kata Prakirawan BMKG Majene Bagus Batara Putra, dihubungi dari Mamuju, Jumat, 18 Desember 2020.

Sementara di perairan selat Makassar bagian Tengah yang meliputi wilayah perairan Kabupaten Mamuju dan Mamuju Tengah kata Bagus Batara Putra, berpotensi terjadi gelombang sedang dengan ketinggian setengah meter hingga 1,5 meter.

“Untuk perairan selat Makassar bagian Utara yang meliputi wilayah pesisir Kabupaten Pasangkayu, potensi terjadinya gelombang 1,25 meter hingga 2,5 meter,” tuturnya.

“Jadi, kami mengimbau nelayan dan masyarakat yang ingin beraktivitas di laut, agar selalu waspada, khususnya para nelayan yang menggunakan perahu berukuran sedang hingga kecil,” tutur Bagus Batara Putra.

Potensi terjadinya gelombang tinggi di perairan selat Makassar di wilayah Sulbar tambahnya, akan berlangsung hingga tiga hari ke depan.

Sementara, terkait kondisi cuaca di wilayah Sulbar kata Bagus Batara Putra, di beberapa wilayah juga berpotensi dilanda hujan dengan intesitas sedang hingga lebat.

“Untuk kondisi cuaca di wilayah Sulbar kurun waktu tiga hari ke depan, kondisinya masih sama seperti ini, sepanjang hari masih berpotensi dilanda hujan ringan hingga sedang,” ujarnya.

“Bahkan, di beberapa daerah, seperti Kabupaten Polewali Mandar, Mamasa dan Majene berpotensi dilanda hujan lebat,” kata Bagus Batara Putra.

BMKG juga kata Bagus Batara Putra, juga mengingatkan masyarakat, khususnya yang bermukim di wilayah yang berpotensi terjadi longsor dan banjir agar selalu waspada, mengingat hujan dengan intensitas sedang dan lebat masih berpotensi terjadi, kurun waktu tiga hari ke depan. [Ant]

Berita Lainnya

Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau Menipis, Sejumlah Bandara Kembali Dibuka
Abu Vulkanik Anak Krakatau Kepung Jalur Udara Jawa-Sumatra, Ketinggian Capai 50.000 Kaki
Abu Anak Krakatau Capai 50.000 Kaki, Empat Bandara Ditutup
Suara Dentuman Bandung Belum Terpecahkan, Ini Temuan BMKG
BMKG Pastikan Gerhana Bulan 28 Agustus Tak Teramati
Update Gempa NTT: 87 Orang Meninggal, Pengungsi Capai 150 Ribu