Skrol untuk membaca pos

Pendapatan Negara Capai Rp2.553,2 triliun Per Desember 2023

Muh. Rifai
Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati. Foto Kemenkeu, Zalfa Dhiaulhaq
A-AA+A++

“Ini sangat penting karena tahun 2023 dengan inflasi tinggi, suku bunga naik secara sangat drastis, kita bisa mengerem pinjaman dan penerbitan surat berharga. Makanya tadi kita lihat yield kita masih cukup baik. Ini adalah strategi yang sangat tepat dan ampuh dalam menghadapi situasi dunia di mana suku bunga mengalami kenaikan drastis, ekstrem, higher for longer. Kita bisa melindungi APBN dan melindungi keseluruhan postur kita karena kita sudah mencadangkan dari mulai menggunakan SAL dan defisitnya mengalami penurunan yang sangat tajam,” ujarnya.

Ke depan, APBN akan terus hadir melindungi masyarakat, menjaga momentum pemulihan ekonomi, terutama dalam merespon berbagai ketidakpastian perekonomian global.

“Dengan APBN yang lebih kuat dan lebih sehat, kita tetap bisa menjaga masyarakat dan ekonomi kita melalui fungsi countercyclical dan shock absorber, serta memberikan afirmasi kepada kelompok-kelompok yang paling rentan,” tandasnya.