Skrol untuk membaca pos

Tips Puasa untuk Ibu Hamil, Dijamin Kuat sampai Waktu Buka!

Muh. Rifai
Iustrasi. Pixabay
A-AA+A++

Minuman yang memiliki kadar kafein seperti teh dan kopi sebaiknya dihindari karena mengakibatkan keinginan untuk buang air kecil menjadi lebih tinggi. Hal ini berdampak pada risiko mengalami kehausan dan dehidrasi atau kekurangan cairan tubuh.

Menghindari Stres pada Saat Puasa

Ketika menjalani ibadah puasa di bulan suci ini, kesabaran seorang ibu hamil kemungkinan besar akan diuji lagi apalagi jika harus disibukkan dengan persiapan sahur dan berbuka untuk anggota keluarga. 

Selain itu, pada kondisi ini, ibu hamil cenderung memiliki hormon stres yang lebih tinggi dibandingkan pada hari-hari biasa. Hal tersebut bisa berdampak pada menurunnya kesehatan diri dan juga calon bayi.

Maka dari itu, apabila dalam menjalankan ibadah ini bumil merasa stres, redakan dengan beberapa teknik relaksasi, seperti misalnya melatih pernapasan, melakukan yoga, dan bermeditasi. Ibu hamil juga bisa menjalankan ibadah seperti berzikir untuk membuat perasaan menjadi lebih terkontrol.

Meminimalisir Kegiatan yang Membuat Kondisi Lebih Lelah

Aktivitas fisik yang masuk dalam golongan berat adalah jika selama melakukannya bisa membuat denyut jantung dan frekuensi napas meningkat serta tubuh mengeluarkan banyak keringat. Sebagai contoh, bersepeda lebih dari lima belas kilometer, berjalan dengan sangat cepat, dan mengangkat barang dengan beban yang berat.

Semua aktivitas tersebut sebaiknya dihindari oleh ibu hamil. Jika pekerjaan rumah tangga juga terasa melelahkan, bumil bisa meminta anggota keluarga lain untuk membantu. Jangan lupa untuk mencukupi waktu tidur selama kurang lebih 8 jam sehari.

Sekiranya ibadah ramadan yang dijalani berpotensi mengurangi waktu tidur di malam hari, bumil bisa mencukupinya dengan istirahat lebih lama di siang hari agar membuat ibadah ini tetap lancar dan membantu tubuh tetap bugar.

Nah, itulah beberapa tips puasa untuk ibu hamil agar tetap sehat. Jangan lupa untuk mengikuti jadwal pemeriksaan kehamilan supaya kondisi tubuh tetap terkontrol. Jangan paksakan diri saat menjalani ibadah ini apabila muncul gejala seperti dehidrasi, penurunan berat badan, dan rasa nyeri pada perut, karena kesehatan diri dan calon bayi jauh lebih penting.