Salah satu teknologi yang diusung oleh SPKLU milik PLN adalah ultra fast charging dengan kapasitas 150 KiloWatt dengan perkiraan waktu pengisian hanya 20 menit saja. Teknologi ini masih menjadi produk langka yang baru muncul pada PLN UID Gambir, Jakarta Pusat.
Karena membutuhkan anggaran yang cukup besar, teknologi ini masih menjadi satu-satunya yang tersedia di Indonesia. Namun, teknologi ini akan terus berkembang dan menjadi fasilitas yang akan membantu Indonesia menjadi salah satu negara yang sadar akan keselamatan Bumi.
Untuk diketahui, teknologi ultra fast charging ini terhitung unit yang baru didatangkan, tepatnya pada November 2019 silam. Walaupun belum sepenuhnya memenuhi kebutuhan pasar, beberapa SPKLU di kota besar Indonesia juga sudah menyediakan alternatif teknologi lain, yakni pengisian cepat berkapasitas 50 Kilowatt. Konon unit ini sudah mampu mengisi daya dalam waktu 1,5 jam saja.
Program Pengembangan Pengisian Daya dari SPKLU
SPKLU sebagai pusat layanan pengisian daya untuk mobil listrik mulai gencar menambah unit dan memperbaiki kinerja unit yang tersebar pada 267 titik SPKLU. PLN selaku penanggung jawab bahkan menargetkan pengadaan SPKLU sebanyak 580 titik di seluruh Indonesia.
Selain mendukung pengisian cepat, SPKLU juga menerapkan teknologi berstandar IP 55 (Ingress Protection) yang memungkinkan unit pengisi daya tahan terhadap air dari segala arah. Tidak hanya itu PLN juga mencanangkan untuk membangun teknologi mutakhir yang akan tersebar di seluruh titik SPKLU.
PLN bahkan telah menginvestasikan total dana senilai Rp72,84 miliar untuk program 60 unit SPKLU ultra fast charging dengan kapasitas daya hingga 200 KiloWatt. Selain perencanaan tersebut, PLN juga terus mengadakan pengadaan teknologi pengisian cepat untuk seluruh SPKLU yang beroperasi.
Nah, itulah beberapa informasi penting mengenai pengisian daya ultra fast charging untuk mobil listrik. Dengan adanya program-program tersebut, Indonesia diharapkan menjadi salah satu negara yang ikut membantu melindungi Bumi dari kerusakan yang lebih parah.









