Why Her? episode 5. Why Her? merupakan salah satu drama Korea baru di bulan Juni 2022 yang paling ditunggu. Drama Korea bergenre hukum dengan bumbu romantis ini diperankan oleh Seo Hyun Jin dan Hwang In Yeop. Drama ini mengisahkan tentang seorang pengacara berhati dingin, Oh Soo Jae yang selalu punya keinginan kuat memenangkan kasus yang tengah ditanganinya.
Di tengah kariernya yang melambung, dia diterpa kasus tak terduga hingga dipecat dan menjadi asisten profesor di sebuah sekolah hukum. Di sekolah tersebut, dia bertemu dengan Gong Chan, seorang mahasiswa yang diketahui punya masa lalu yang menyakitkan. Lalu, Gong Chan jatuh cinta pada Oh Soo Jae dan melakukan apa saja untuk melindunginya.
Why Her? kini telah menayangkan episode kedua. Lantas bagaimana kisah di episode terbaru?
Sinopsis Why Her? Episode 5
Why Her? episode 5 dimulai dengan seorang pria menyerang Oh Soo Jae (diperankan oleh Seo Hyun Jin) karena menyimpan file USB yang berhubungan dengan Hansu Bio saat ia tiba di apartemennya. Dia memasuki apartemennya dengan perasaan gelisah. Di antara semua orang yang dia kenal, dia segera mencari nomor Gong Chan (diperankan oleh Hwang In Yeop) dan memberitahu alamatnya.
Tangisan Soo Jae bisa terdengar dari gagang telepon dan Gongchan bergegas menghampirinya. Setibanya disana, Gong Chan terlibat dalam perkelahian dengan pria bertopeng yang menyerang Soo Jae. Soo Jae dibawa ke rumah sakit oleh Gong Chan untuk perawatan.
Polisi datang dan menanyakan beberapa pertanyaan, tapi Soo Jae tidak mau menyelidiki kasus ini dan berbohong kepada mereka. Padahal itu adalah hal teraman yang bisa dia lakukan untuk mencari pelakunya sendiri. Soo Jae mendengar Gongchan bertanya-tanya, “Apa kamu mengakhiri penyelidikan polisi? Seseorang yang terkait dengan penjualan Hansu Bio bisa menjadi pelakunya”.
Soo Jae merasa terhina dan menjawab, “Kamu kurang berkualitas. Kamu tidak begitu berbakat. Tidak baik untuk terus waspada terhadap saya, memperhatikan saya, dan menjalin hubungan dengan saya untuk mengidentifikasi pelakunya. Itu membuat saya merasa buruk.”









