TOLITOLI – Kasus Dokter Faisal masih hangat di bicarakan publik saat ini, khususnya masyarakat Sulawesi Tengah.
Setelah ditemukan Kemarin, Kamis, 26 Mei 2022 di Palele, pihak Polres Tolitoli melakukan konferensi pers.
Dalam konferensi pers tersebut, Kapolres Tolitoli AKBP Ridwan Raja Dewa, S.I.K. menceritakan proses pencarian Dokter Faisal yang termonitor berpindah-pindah tempat.
“Pada saat tanggal 25 Dokter Faisal berdasarkan informasi masyarakat termonitor di daerah Tomini kemudian tim Polres Tolitoli bergerak ke Kabupaten Parimo, ternyata informasi berikutnya Dokter Faisal berada di Moutong lagi, setelah dari Moutong Dokter Faisal kembali ke Tolitoli untuk menjemput Saudari berinisial U tepatnya di jam 01.15 WITA kemudian bersama Dokter Faisal berangkat menuju ke arah Gorontalo namun singgah di Kecamatan Palele Kabupaten Buol dan beristirahat di penginapan 42,” ungkap Kapolres Tolitoli.
Karena Perjalanan dari Tomini ke Kecamatan Palele memakan waktu yang lama, untuk menghindari Dokter Faisal berpindah tempat lagi tim Polres Tolitoli segera berkoordinasi dengan Polsek Palele Polres Buol.
“Tim dari Polres Tolitoli yang berada di Tomini mengikuti jejak Dokter Faisal, kemudian karena jarak tempuh dari Tomini menuju ke Palele memakan waktu kurang lebih 8 sampai 9 jam akhirnya tim Polres Tolitoli menghubungi Kapolsek Palele untuk meminta bantuan mencari Dokter Faisal, kemudian Kapolsek Palele bersama timnya mencari Dokter Faisal dan ditemukan mobil Xpander putih yang ada di penginapan 42 kemudian di cek ke dalam kamar ditemukan ditemukanlah Dokter Faisal bersama dengan seorang wanita,” jelas Kapolres.
Seorang wanita berinisial U tersebut diketahui masih berstatus istri dari seseorang dan tengah dalam proses pengajuan perceraian yang dilakukan oleh pihak perempuan.
Pada saat ditemukannya Dokter Faisal petugas juga menemukan KTP Dokter Faisal yang alamatnya telah dirubah beralamat di Kecamatan Dampal Selatan Kabupaten Tolitoli yang mana sebelumnya diketahui bahwa Dokter Faisal berdomisili di Kecamatan Baolan Kabupaten Tolitoli, selain itu juga ditemukan kartu keluarga yang dipalsukan.
“Saat ini kami tengah mendalami terkait pemalsuan dokumen ini, kartu keluarga beserta KTP nya”.






