Manfaat menggunakan kick starter secara berkala yaitu membuat sirkulasi oli pada mesin menjadi lebih lancar. Selain itu fungsi lainnya yaitu dapat mengirit aki dan aki motor menjadi awet.
3. Panaskan Mesin Sebelum Mulai Digunakan
Saat pagi hari, sebelum kendaraan digunakan, pastikan panaskan terlebih dahulu motor Anda. Hal ini bisa membantu mesin dan aki motor Anda tahan lama. Aki motor umumnya semakin hari akan berkurang tenaganya, sehingga motor butuh dipanaskan terlebih dahulu sebelum digunakan.
Memanaskan mesin motor tidak butuh waktu yang lama, cukup 5 sampai 10 menit saja sudah bisa mewakili. Namun saat memanaskan motor, usahakan untuk menggunakan kick starter supaya motor bisa panas secara sempurna, dan perlahan. Selalu menggunakan kick starter bisa membuat starter Anda lebih enteng saat digunakan.
Selain itu jarang memanaskan mesin saat akan bepergian di pagi hari bisa menyebabkan aki Anda soak dan habis. Jika ini terjadi melakukan kick starter tidak akan berpengaruh karena sudah terlanjur habis. Itulah pentingnya melakukan kick starter atau memanaskan mesin dan aki sebelum Anda bepergian.
4. Periksa Kebocoran Aki Secara Rutin
Memeriksa aki secara rutin merupakan salah satu cara merawat motor matic yang dapat dilakukan setiap minggu. Selain bisa membuat aki Anda tetap terpantau, Anda juga bisa mengetahui apabila ada kebocoran pada aki Anda.
Kebocoran ini bisa menyebabkan starter listrik kurang berpengaruh saat menyalakan kendaraan. Selain itu kebocoran aki juga bisa berakibat fatal. Kandungan di dalam aki yang bocor ke luar bisa menyebabkan motor matic Anda bisa meledak. Selain itu, apabila sampai terhirup bisa menyebabkan keracunan bagi yang menghirupnya.
5. Matikan Komponen Lain pada Kendaraan saat Mematikan Motor
Tips yang terakhir yaitu dengan mematikan komponen-komponen lain pada motor seperti lampu yang menyala, lampu sign dan komponen kecil lainnya. Lakukan hal-hal tersebut sebelum mematikan kendaraan Anda.
Hal ini bisa membuat aki Anda tetap stabil saat dinyalakan kembali. Aki Anda juga tidak mengkonsumsi lebih banyak daya saat dinyalakan, apabila Anda mematikan komponen-komponen kecil tersebut.



