PALU – Baru-baru ini jagad media sosial dihebohkan dengan sebuah video seorang pria menendang driver Ojol hingga terjungkal dari motornya.
Insiden penendangan driver ojol itu sempat terekam kamera ponsel warga yang tengah melintas dan kemudian diunggah di media sosial dan menjadi viral.
Terlihat dalam video itu, seorang pria lagi bersitegang dengan driver Ojol yang sedang duduk diatas motornya.
Tak lama kemudian, tiba-tiba pria itu berbalik dan langsung melayangkan tendangan kearah dirver tersebut hingga terjungkal.
Informasi yang dihimpun, peristiwa itu terjadi di Pekan Baru, Riau, pada Jumat (3/7/2020).
“Kronologinya driver tiba-tiba berhenti sebelah kiri alasan berhentinya karena ada ibu-ibu mau nyebrang,” tulis @gojek24jam seperti dikutip Suara.com.
Lalu dari arah belakang, pengemudi mobil juga ikut berhenti sambil membunyikan klakson dengan keras.
Menurut @gojek24jam, “Driver ojol membalas klakson dengan biasa lalu pelaku turun dari mobil nanyak sama driver: kamu nantang saya?”
Akhirnya, tindakan kekerasan itu pun terjadi.
Usai kejadian tersebut, puluhan pengemudi ojol kemudian menghampiri rumah yang diduga milik pelaku penendangan.
Ratusan pengemudi ojol itu menggeruduk rumah pelaku untuk menuntut permohonan maaf atas elakuan kasarnya pada seorang rekan mereka.
Mereka juga melaporkan tindakan kekerasan itu kepada polisi dan pelaku akhirnya ditangkap dan digiring ke Polres terdekat.
Beberapa warganet ikut memberikan apresiasi terhadap saksi yang merekam kejadian tersebut. Pasalnya, berkat rekaman video kejadian, pelaku bisa ditemukan dan ditindak secara hukum.
“Salut buat yang ngerekam kejadian2 kayak gini. Aku kalau lewat pun gak bakal kepikiran,” tulis akun @aan***. “Terima kasih buat yg videoin. Ini lebih dari menolong, apalagi sampai sebutin identitas pelakunya. Kebanyakan orang bertindak arogan/semena-mena karena merasa gak akan ada org yg mengenali,” sahut lainnya.
Setelah ditetapkan sebagai tersangka penganiyaan, polisi menyatakan pelaku dengan inisial AP (25) berada di bawah pengaruh narkoba saat kejadian. Berdasarkan hasil pemeriksaan, AP dinyatakan positif mengonsumsi Amfetamin dan Metamfetamin atau sabu-sabu. [Suara/Jurnalwarga]

