Berbanding terbalik dengan cibiran para pengguna sosial media tersebut, sejumlah warga Kota Palu justru sama sekali tidak mempermasalahkan gaya rambut sang Wakil Walikota. Bahkan tidak jarang warga Palu memberi dukungan semangat kepada Pasha “Ungu”.
Salah satu warga bernama Aditya mengatakan bahwa gaya rambut yang dimiliki Pasha sah-sah saja. Meskipun diakuinya agak nyentrik, namun menurutnya masyarakat masa kini harus mengedepankan kinerja daripada penampilan rambut.
“Kami disini tidak persoalkan gaya rambutnya. Mau dibotak, mau dicepak, atau bagaimana modelnya, itu kan tergantung pribadi beliau. Lagian menurut saya, masyarakat zaman now harusnya mengutamakan penilaian kinerja para pejabat, ketimbang mengurusi masalah rambut,” jelasnya.
Bahkan menurutnya, pencapaian kinerja Pasha “Ungu” sebagai wakil walikota Palu cukup memuaskan.
“Kalau saya pribadi agak puas dengan kerjanya. Contoh saja ada gagasan Palu Nomoni, kemudian sekarang Lapangan Vatulemo yang dulu ba abu sekarang sudah hijau. Banyak lah keberhasilan beliau. Apalagi torang tambah puas karena Pasha seringkali turun lapangan dan dekat dengan masyarakat,” tuturnya dengan dialeg ala palu.







