MAKKAH – Warga di Arab Saudi dilarang memasuki atau keluar dari Riyadh, Mekah dan Madinah pada hari Kamis sebagai langkah-langkah pencegahan coronavirus yang disetujui oleh Raja Salman bin Abdulaziz.
Alarabiya.net melaporkan, Raja Salman juga menyetujui tindakan yang melarang penduduk di 13 wilayah Kerajaan melakukan perjalanan antara berbagai daerah.
Dalam upaya yang lebih besar untuk menahan penyebaran virus maut itu, jam malam yang diberlakukan baru-baru ini akan dimulai pukul 3 sore bukannya 7 malam di tiga kota Riyadh, Mekah dan Madinah pada Kamis, menurut sebuah pernyataan oleh Kementerian Dalam Negeri.
Kementerian mengatakan jam malam masih berlaku untuk mereka yang berada di sektor publik dan swasta vital seperti keamanan, militer dan media. Mereka yang bekerja di layanan kesehatan juga dikecualikan dari jam malam.
Kerajaan itu mengkonfirmasi kematian koronavirus pertamanya pada hari Selasa. Jumlah total infeksi Arab Saudi adalah 767 pada kemarin, menurut kementerian kesehatan.
Mal dan taman ditutup awal bulan ini dalam upaya untuk memperlambat penyebaran virus mematikan. Sementara itu, restoran dan kafe dilarang menyajikan makanan dan minuman di tempat mereka. Kehadiran di tempat kerja juga ditangguhkan di sebagian besar lembaga pemerintah untuk jangka waktu 16 hari, kecuali untuk sektor kesehatan, keamanan, dan militer. [***]

