PALU – Matthew Nicolas Wright datang lagi di Kota Palu, Kamis (27/02) sore. Masih dengan misi yang sama dengan sebelumnya yakni menyelamatkan buaya berkalung ban di Sungai Palu.
Pemerhati reptil asal Australia yang akrab disapa Matt Wright itu, tiba di Bandara Mutiara Sis Aljufri Palu, Kamis pukul 15.01 WITA. Tiba di Kota Palu, Matt Wright langsung bertolak menuju salah satu hotel di Jalan Basuki Rahmat, Kota Palu.
Kepala Satgas Penanganan Buaya BKSDA Sulteng, Haruna membenarkan bahwa kedatangan Matt Wright itu untuk melanjutkan upaya penyelamatan buaya berkalung ban di Sungai Palu. “Iya betul. Dia juga datang melihat kandang jebakan yang kami pasang,” terang Haruna, seperti dilansir Sulawesitoday.com.
Lanjut Haruna, kedatangan kembali Matt Wright di Kota Palu itu untuk memastikan situasi dan kondisi Sungai Palu. “Beliau (Matt Wright) datang melihat kondisi sungai apakah memungkinkan dilanjutkan dilakukan upaya penangkapan,” tambah Haruna.
Pihaknya berharap agar air sungai dan muara cukup bersahabat, mengingat saat ini kondisi Sungai Palu sedikit keruh.
Sebelumnya, awal bulan ini, Matt Wright bersama tim BKSDA Sulteng berupaya menangkap buaya berukuran sekitar empat meter itu dengan menggunakan beberapa metode seperti perangkap baja, drone, bahkan umpan bebek. Tapi, semua cara itu gagal.
Saat itu, sebelum pulang ke Australia, dia mengatakan, akan datang lagi Mei 2020 dan menggunakan metode lain untuk menangkap buaya tersebut. Tapi, rupanya dia datang lebih cepat. (FLD)




