Berdasarkan informasi dilapangan, kejadian bermula saat siswa SMA Negeri 1 Bolano Lambunu melakukan penyerangan ke SMA Negeri 1 Bolano yang saat itu tengah mengelar ekstrakulikuler yakni Senam Pagi.
“Saat itu mereka sedang senam, tiba-tiba adanya lemparan batu dari luar, setelah diketahui siswa SMA Negeri Bolano melakukan balasan dengan mengejar siswa tersebut hingga didepan sekolah mereka, satu siswa menjadi bulan-bulan mereka hingga dilarikan ke Puskesmas,” ungkap salah seorang warga yang enggan disebutkan namanya.
Semenetar itu, Kapolsek Bolano Lambunu Ipda, Ida Bagus Harta GW, yang dihubungi tidak bisa memberikan tanggap atas kasus ini, dirinya menyarankan untuk mengkonfirmasi kepada Kapolres Parimo yang berada di tempat kejadian perkara (TKP) selama dua hari.
“Lebih jelasnya konfimrasi ke Pimpinan bapak Kapolres,” singkatnya. (MAL/MWN)




