IKLAN-2027-DPRD

Dibangunkan Salat Ashar, Perawat di Mataram Ini Bunuh Ayahnya

Muh. Rifai
Perawat bunuh ayah di Mataram ditangkap polisi . Foto: Ist
A-AA+A++

MATARAM – Seorang perawat bunuh ayah di Mataram, Nusa Tenggara Barat (NTB) lantaran emosi dibangunkan salat pada Sabtu (1/6/2019).

Dilansir Pojoksatu, Perawat berinisial HN (30) itu mengamuk dan menusuk ayahnya, MN (64) dengan menggunakan pisau dapur.




Kabid Humas Polda Nusa Tenggara Barat (NTB) AKBP Purnama mengatakan, kejadian berawal saat MN membangunkan HN untuk melaksanakan salat.

HN yang merupakan seorang perawat di salah satu rumah sakit di Mataram, Nusa Tenggara Barat, tidak terima dengan perlakuan sang ayah. Ia langsung pergi ke dapur mengambil pisau.

“Korban membangunkan pelaku untuk Salat Ashar. Tidak terima dibangunkan, pelaku mengambil pisau dapur langsung menusuk korban yang mengakibatkan korban terluka parah. Kejadiannya pukul 16.00 WITA,” kata Purnama.

Purnama melanjutkan, korban sempat dilarikan ke RSAD Mataram, namun nyawanya tidak tertolong.

“Pelaku sudah berhasil diamankan oleh jajaran Polres Mataram,” tambah Purnama. [***]

Berita Lainnya

Konflik di Homestay Palu Berujung Maut, Emosi atau Dendam Lama?
Ternyata Adik Pelaku Sudah Tau Ada Mayat Dalam Koper
Anak Tega Habisi Nyawa Ibunya Gegara Judi dan Sabu di Morowali
Fakta Baru Kasus Pembunuhan Dini Nurdiani: Ini Kata Suami Pelaku
Kronologi Temuan Mayat di Banggai dengan Luka Gorok Pada Leher
Pembunuhan di Tulo: Usai Bacok Ayahnya, Pelaku Tewas Tenggelam