SIGI – Bupati Sigi Irwan Lapata diminta untuk merespon permintaan warga agar jembatan di Desa Bangga, Kecamatan Dolo Selatan dibongkar. Jembatan yang melintasi Sungai Ore itu akan menjadi petaka jika tidak dibongkar.
“Saya minta kepada bapak Bupati Sigi, Kades Bangga dan Camat Dolo Selatan agar merespon permintaan warga Dusun 2 Desa Bangga supaya jembatan Sungai Ore dibongkar,” kata warga Bangga, Situr Wijaya Minggu (9/12/2018).
Pasalnya jembata Sungai Ore itu menghalangi air yang melintas, sehingga air bah meluber ke pemukiman penduduk Dusun II Desa Bangga.
“Enggak bisa dibiarkan begini, kalau dibiarkan banjir tidak akan berhenti. Alat berat sudah enam stan bay, itupun masih banjir hampir tiap hari. Kalau gak ada alat berat bagaimana keadaan warga?,” tegas Situr.
Situr menyarankan pemerintah untuk tidak mempertimbangkan lagi pembongkaran jembatan Sungai Ore di Desa Bangga.
“Gak usah pake lama-lama tambah banyak rumah yang rusak di sapu banjir. Saya minta bupati perintahkan aparat desa segera bongkar jembatan supaya air lancar mengalir ke bawah dan tidak lagi banjir,” tandasnya.
Saat ini banjir masih kerap merendam pemukiman penduduk Desa Bangga, bahkan ribuan warga masih mengungsi pasca banjir, ratusan rumah rusak ringan dan berat akibat banjir berkepanjangan di Desa Bangga.
“Coba pemerintah pikir, lihat itu rumah banyak yang gak bisa lagi ditempati,” ucapnya.
Lanjut, dia menyarankan 2019 Pemkab Sigi membuat rencana membangun bronjong sepanjang dua kilo meter untuk membentengi pemukiman penduduk Bangga dari bencana banjir.
“Sekarang saja Sungai Ore dan pemukiman warga lebih tinggi Sungai, ini cukup membahayakan penduduk,” tuturnya.
Warga bahkan mengancam akan mengkosongkan desa jika alat berat tidak lagi kerja. “Alat gak kerja lagi, jembatan juga gak di bongkar. Warga akan mengkosongkan Dusun 2 Desa Bangga banyak warga ngomong begitu,” tutup Situr. (tim)

