Skrol untuk membaca pos

Jalur Eks Likuifaksi Jono Oge Rawan Begal

Muh. Rifai
Ilustrasi.Ist
A-AA+A++

SIGI – Aksi begal atau kejahatan merampas barang milik orang lain di jalan, belakangan marak terjadi di area bekas likuifaksi Desa Jono Oge, Kabupaten Sigi. Meski begitu, belum ada satupun pelaku pembegalan yang tertangkap oleh aparat maupun masyarakat setempat.

Salah satu warga Jono Oge, Kasmin (54), mengatakan, awalnya memang masih sebatas isu mengenai adanya tindak kriminal di area tersebut.

“Ternyata sekitar seminggu yang lalu, ada perempuan asal Desa Sidera yang jadi korban. Pelaku sempat dikejar masyarakat di sini namun berhasil lolos,” ujar Kasmin, Rabu (19/06).

Kata dia, kondisi yang gelap serta panjangnya area likuifaksi itu memang memungkinkan adanya tindak kriminal. Namun dia menengarai, pelakunya bukanlah warga setempat.

Di tempat terpisah, Kapolres Sigi, AKBP Wawan Sumantri mengaku bahwa hingga saat ini pihaknya belum menerima laporan dari masyarakat tentang adanya tindak pembegalan di area tersebut.

“Belum ada, tapi memang kita sudah mengantisipasi hal seperti ini dari pertama kali area itu kembali dilintasi warga, mengingat minimnya penerangan serta jaraknya yang cukup jauh dari perumahan,” kata Kapolres.

Wawan mengimbau kepada masyarakat maupun pengendara yang melintas di area likuifaksi Jono Oge di atas pukul 22.00 WITA, agar tetap menjaga keselamatan.

“Kalau memang masih ada keperluan di atas jam tersebut, bisa meminta bantuan keluarga untuk menemani, atau nanti dilanjutkan esok harinya,” imbau Kapolres. (FALDI)