Skrol untuk membaca pos

Anwar Hafid: Jangan Jelekan Kandidat Lain, Allah Sudah Tentukan Siapa yang Dikehendaki

Muh. Rifai
A-AA+A++

Lomba Perahu Layar Tradisional BERANI RACE yang didukung penuh Bakal Calon Gubernur (Bacagub) dan Bakal Calon Wakil Gubernur (Bacagub), Anwar Hafid – Reny Lamadjido mendapat sambutan meriah dari masyarakat Kecamatan Tawaeli.

Lomba ini diselenggarakan di Pantai Bamba, Kelurahan Panau, Kecamatan Tawaeli, Kota Palu, Minggu (01/09/2024).

Pantauan di lokasi kegiatan, masyarakat sangat antusias mendatangi kegiatan Lomba Balap Perahu Layar Tradisional Tersebut dengan membawa serta keluarganya.

Bahkan sebelum Anwar Hafid dan Reny Lamadjido tiba dilokasi kegiatan, terlihat sudah banyak masyarakat yang berdatangan hingga melebihi kapasitas kursi yang disediakan panitia.

Terlihat ratusan masyarakat sangat antusias menunggu kedatangan Pasangan Calon Gubernur dan Calon Wakil Gubernur dengan tegline BERANI (Bersama Anwar – Reny) di lokasi Kegiatan.

Para pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) juga turun meramaikan kegiatan itu dengan berjualan di lokasi kegiatan Lomba Perahu Layar Tradisional tersebut.

Pada kesempatan itu, Anwar Hafid bersama Reny Lamadjido, memperkenalkan dirinya sebagai calon gubernur dan wakil gubernur sulteng, kepada ribuan masyarakat Tawaeli yang hadir.

Anwar Hafid mengajak para pendukung BERANI agar tidak melakukan politik fitnah atau saling menjelekkan.

“Sulteng ini mau cari pemimpin, bukan cari tandingan semata. Artinya, kita mau urus sulteng sekitar 2 juta lebih penduduknya, bukan saling menjatuhkan satu sama lain,” ungkapnya.

Kata dia, bahwa saat ini ada tiga calon di sulteng, yakni, BERANI, BERAMAL, dan SANGGANIPA.

“Silahkan pilih mana, jangan jelekkan yang lain. Allah pasti sudah menentukan, siapa yang dikehendaki,” ujarnya.

Mantan bupati Morowali dua periode itu juga mengigatkan, untuk menghindari politik uang. Karena ini merusak generasi bangsa.

“Orang yang beli suara, maka akan merusak demokrasi,” terangnya.

Sementara itu, Reny Lamadjido, menambhakan, jika pasangan BERANI nanti diamanahkan untuk memimpin, berkomitmen untuk menyelesaikan persoalan-persoalan kesehatan di sulteng. Terutama banyaknya BPJS masyarakat yang sudah mati dan tidak bisa digunakan untuk berobat.

“Untuk masyarakat yang sudah mati BPJS-nya, Insya Allah kalau kita terpilih cukup lewat KTP sudah bisa berobat gratis,” ungkapnya.