OPPO Find X10 vs Find X10 Pro Max, Ini Perbedaan Kamera dan Performanya

Muh. Rifai
Foto: Arsip Oppo
A-AA+A++

OPPO Find X10 dan Find X10 Pro Max disebut menawarkan spesifikasi flagship dengan kamera beresolusi tinggi, chipset MediaTek, serta baterai berkapasitas besar. Perbedaan utama kedua model terletak pada konfigurasi kamera belakang dan chipset yang digunakan.

Berdasarkan informasi dalam materi yang tersedia, Find X10 mengusung dua kamera 200 MP, sedangkan Find X10 Pro Max menawarkan tiga kamera 200 MP. Keduanya juga disebut mengandalkan pengembangan fotografi bersama Hasselblad dan teknologi pemrosesan gambar LUMO Image Engine.

Meski demikian, spesifikasi tersebut perlu dibedakan dari informasi resmi yang telah terverifikasi. Status peluncuran, konfigurasi perangkat, dan ketersediaannya di Indonesia belum dapat dipastikan hanya dari materi tersebut.

Kamera 200 MP Jadi Andalan Find X10 Series

Perbedaan kamera menjadi salah satu faktor utama yang membedakan kedua smartphone ini. OPPO mengonfirmasi Find X10 menggunakan sistem dua kamera 200 MP yang dikembangkan bersama Hasselblad. Sementara itu, Find X10 Pro Max membawa tiga kamera 200 MP pada kamera ultra-wide, utama, dan telefoto.

Konfigurasi pada model Pro Max memberikan cakupan pemotretan yang lebih lengkap. Kamera ultra-wide dapat digunakan untuk memotret pemandangan atau kelompok orang, sedangkan kamera telefoto membantu mengambil objek dari jarak jauh.

Namun, resolusi 200 MP tidak otomatis menjamin hasil foto lebih baik dalam semua kondisi. Ukuran sensor, kualitas optik, stabilisasi, kemampuan menangani cahaya minim, dan pemrosesan gambar tetap memengaruhi hasil akhir.

Kedua model juga mengusung teknologi LUMO True Image Engine yang dirancang untuk mempertahankan detail, warna, dan tonal foto agar lebih mendekati kondisi aslinya. Teknologi ini menjadi bagian dari pengembangan sistem fotografi OPPO bersama Hasselblad.

Dimensity 9600M vs Dimensity 9600 Pro

Dari sisi performa, Find X10 menggunakan MediaTek Dimensity 9600M, sedangkan Find X10 Pro Max mengandalkan Dimensity 9600 Pro yang dibangun menggunakan proses manufaktur 2 nm.

Perbedaan chipset tersebut berpotensi memengaruhi kinerja aplikasi, pemrosesan kecerdasan buatan, pengolahan foto, dan efisiensi daya. MediaTek Dimensity 9600 Pro juga dirancang untuk menangani beban kerja berat dalam penggunaan flagship.