WhatsApp Image 2026-10-26 at 23.12.47

Malaysia Master 2026: Ubed ke Perempat Final, Ginting Tumbang

Muh. Rifai
Anthony Sinisuka Ginting. Foto: PBSI
A-AA+A++

Kabar berbeda datang dari sektor tunggal putra Indonesia pada ajang Malaysia Masters 2026. Moh. Zaki Ubaidillah berhasil melangkah ke babak berikutnya, sementara Anthony Sinisuka Ginting harus menghentikan perjuangannya usai kalah di babak 16 besar, Kamis, 21 Mei 2026, di Kuala Lumpur, Malaysia.

Moh. Zaki Ubaidillah tampil impresif saat menghadapi wakil Korea Selatan, Jeon Hyeok Jin. Pebulu tangkis muda Indonesia itu menang melalui pertarungan tiga gim dengan skor 21-10, 16-21, dan 21-16. Kemenangan tersebut memastikan langkah Ubed ke perempat final sekaligus menjaga asa Indonesia di sektor tunggal putra.




Pada gim pertama, Ubed tampil agresif sejak awal pertandingan. Permainannya mampu menekan lawan hingga Jeon kesulitan mengembangkan pola serangan. Dominasi Ubed terlihat dari selisih poin cukup jauh yang berhasil ia ciptakan hingga menutup gim pertama dengan kemenangan 21-10.

Namun situasi berubah pada gim kedua. Jeon mulai menemukan ritme permainan dan mampu membaca pola serangan Ubed. Pertandingan berlangsung lebih ketat dengan reli-reli panjang yang menguras tenaga kedua pemain. Dalam momen tersebut, fokus Ubed sempat menurun sehingga lawan berhasil mengambil alih tempo permainan dan memenangkan gim kedua 21-16.

Memasuki gim penentuan, Ubed bahkan sempat tertinggal 0-4 di awal pertandingan. Meski demikian, pemain muda Indonesia itu berhasil bangkit dan perlahan mengejar ketertinggalan. Kepercayaan diri yang tetap terjaga menjadi kunci keberhasilannya membalikkan keadaan hingga menutup laga dengan skor 21-16.

“Alhamdulillah senang karena sudah bisa diberikan kemenangan dan tidak ada cedera apapun. Di game pertama tadi mainnya sudah enak, namun di game kedua mainnya sedikit berubah,” ujar Moh. Zaki Ubaidillah usai pertandingan.

Ia mengakui lawannya mulai mampu membaca pola permainan setelah gim pertama. Situasi tersebut membuat pertandingan berjalan lebih sulit dibandingkan awal laga.

“Di game pertama lawan tertekan terus dan di game kedua lawan sudah tahu cara mainnya. Saya sempat hilang fokus hingga akhirnya kecolongan tempo permainan,” katanya.

Ubed juga mengungkapkan dirinya belajar dari kekalahan sebelumnya saat menghadapi pola permainan lawan yang membuatnya kesulitan keluar dari tekanan. Untuk pertandingan kali ini, ia mencoba mempersiapkan diri lebih matang dengan mempelajari rekaman video permainan lawan.