Pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Sulawesi Tengah, Anwar Hafid dan Reny Lamadjido dengan nomor urut 2 melakukan kampanye terbatas pada Jumat, 4 Oktober 2024 malam, di Desa Binangga, Kecamatan Marawola, Kabupaten Sigi.
Warga yang hadir diluar dugaan, yang tadinya diperkirakan hanya 500 orang ternyata 1000an orang yang memenuhi lokasi kegiatan.
Sisi Labaso, penanggung jawab kegiatan yang juga salah satu Ketua Relawan BERANI, mengatakan, selama dirinya berkeliling di wilayah Kecamatan Marawola, pasangan Anwar – Reny menjadi dambaan masyarakat diwilayah itu.
“Saya berkeliling dari rumah ke rumah di Marawola. Yang menjadi perbincangan adalah masyarakat mendambakan Anwar-Reny sebagai pemimpin mereka,” kata Sisi Labaso.
Ia mengatakan, masyarakat berkeinginan agar program-program Anwar – Reny ini segera bisa terealisasi. Terutama program BERANI Cerdas dan BERANI Sehat.
Program BERANI Sehat ini akan menjawab kekhawatiran para orang tua yang merasa kecewa melihat anak orang lain mengenyam pendidikan tinggi sementara anaknya sendiri tidak bisa bersekolah.
Ia juga menyoroti bahwa banyak remaja yang menikah di usia dini karena tidak memiliki kemampuan untuk melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi.
“Olehnya, kami warga di sini, sangat mendukung Program BERANI Cerdas ini,” tegasnya.
Kemudian, Sisi juga menkankan, pentingnya program BERANI Sehat sebagai dukungan masyarakat untuk dapat menerima perawatan medis gartis hanya dengan menggunakan KTP.
“Pak Anwar dan ibu Reny berjanji bahwa mereka akan menerapkan sistem berobat gratis hanya dengan KTP. Ini mengubah rasa frustasi kami menjadi sebuah harapan,” jelasnya.
Dirinya juga menggarisbawahi kekhawatiran akan bahaya narkoba yang semakin meningkat di kalangan masyarakat.
Dikatakan, akibat narkoba, berujung pada kasus pencurian, yang seringkali melibatkan anggota keluarga.
Dia berkesimpulan, bahwa tanggung jawab tidak hanya terletak pada pengedar atau pengguna narkoba itu sendiri, melainkan juga pada sistem pemerintahan yang gagal menyelesaikan masalah ini.
“Saya seorang aktivis anak, dan dampak paparan narkoba pada anak-anak sangat meresahkan dan sulit diatasi. Semoga jika pak Anwar dan Ibu Reny terpilih, bisa mengatasi masalah ini,” harapnya.




