oleh

Mengenal Ramsay Hunt Syndrome, Sindrom Langka yang Diidap Justin Bieber

Justin Bieber mengumumkan kabar mengejutkan untuk para penggemarnya terkait kondisi kesehatannya. Penyanyi asal Kanada ini mengungkapkan bahwa ia mengidap Ramsay Hunt Syndrome (RHS).

Justin Bieber mengungkapkan bahwa dia hampir tidak bisa menggerakkan satu sisi wajahnya. Bagian wajah yang lumpuh membuat sebelah matanya sulit berkedip. Bahkan telinga, hidung dan mulut juga tidak bisa digerakkan.

“Saya punya sindrom yang disebut Ramsay Hunt Syndrome. Ini berasal dari virus yang menyerang saraf di telinga dan wajah saya. Kalian bisa lihat, mata saya ini tidak berkedip. Saya tidak bisa tersenyum di sisi wajah saya, lubang hidung ini tidak akan bergerak,” kata Justin Bieber dikutip dari video singkat di Instagram-nya @justinbieber.

Karena penyakit itu, Justin Bieber terpaksa membatalkan rencana konsernya. Ia diketahui saat ini tengah menggelar tur dunia bertajuk Justice World Tour di Amerika Utara. Ia telah membatalkan konser yang seharusnya akan dilaksanakan di Toronto dan Washington D.C.

“Bagi kalian yang frustasi dengan pembatalan konser berikutnya, saya hanya secara fisik, jelas tidak mampu melakukannya. Tubuh saya memberitahu saya bahwa saya harus melambat. Saya harap kalian mengerti,” tambahnya.

Bieber mengungkapkan bahwa ia tidak yakin berapa lama akan sembuh. Tetapi, ia optimis akan pulih setelah mengambil jeda untuk istirahat dan terapi.

“Saya akan menggunakan waktu ini untuk beristirahat dan bersantai dan kembali lagi nanti seratus persen, sehingga saya dapat melakukan apa yang harus saya lakukan sejak lahir,” tuturnya.

Apa itu Ramsay Hunt Syndrome?

Dilansir dari hellosehat.com, Ramsay Hunt Syndrome adalah penyakit yang diakibatkan komplikasi virus herpes zoster atau cacar api. Penyakit ini juga dapat terjadi pada mereka yang pernah mengalami dan baru sembuh dari cacar air.

Hal ini karena virus yang menyebabkan cacar air dan cacar api adalah sama yakni virus varicella-zoster. Setelah sembuh dari cacar air, virus tetap berada di tubuh dan mungkin aktif kembali beberapa tahun kemudian, terutama saat sistem imun tubuh melemah.

Gejala

Dilansir dari laman Mayo Clinic, terdapat dua gejala utama Ramsay Hunt Syndrome:

  1. Ruam kemerahan yang terasa sakit berisi cairan di dalam dan sekitar telinga.
  2. Kondisi lumpuh di bagian wajah yang mengalami ruam.

Selain gejala utama diatas, gejala lain yang mungkin muncul yakni sakit telinga, gangguan pendengaran, telinga berdenging (tinnitus), kesulitan menutup satu mata, sensasi berputar atau bergerak (vertigo), perubahan persepsi rasa atau hilangnya rasa, serta mulut dan mata kering.

Faktor Risiko

Dilansir dari Hellosehat.com, ada beberapa faktor yang meningkatkan risiko seseorang mengalami sindrom ini. Tetapi, faktor yang disebutkan di bawah ini bukan berarti Anda pasti terkena penyakit kelumpuhan wajah tersebut. Berikut ini sejumlah faktor risiko Ramsay Hunt Syndrome: 

  1. Orang dewasa berusia di atas 60 tahun 
  2. Pernah mengalami cacar air atau cacar api 
  3. Punya sistem imun tubuh yang cenderung lemah 
  4. Belum pernah mendapat vaksinasi cacar 
  5. Bayi yang baru lahir 
  6. Ibu hamil 

Kapan harus periksa ke dokter?

Konsultasikan dengan dokter jika anda mengalami kelumpuhan wajah atau ruam herpes zoster di wajah. Perawatan yang dimulai dalam waktu 3 hari sejak awal gejala dapat membantu mencegah komplikasi jangka panjang.

Mengenal Ramsay Hunt Syndrome, Sindrom Langka yang Diidap Justin Bieber 1

Komentar