Reece James, João Pedro, dan Moisés Caicedo termasuk pemain yang absen, sementara Alonso melakukan lima perubahan pada starting XI. Jordan Henderson menjalani debutnya sebagai starter Premier League untuk Chelsea dalam pertandingan ini.
Kondisi tersebut tentu memengaruhi stabilitas tim. Namun, Chelsea tetap kesulitan ketika harus merespons tekanan Brentford pada babak kedua.
Alonso sendiri mengakui timnya masih belum mampu menjaga konsistensi dan kontrol pertandingan selama 90 menit.
Brentford Naik ke Tiga Besar
Kemenangan ini membawa Brentford mengoleksi 9 poin dari lima pertandingan dan naik sementara ke posisi ketiga. Mereka juga masih belum terkalahkan di Premier League musim ini.
Chelsea berada di posisi ketujuh dengan 7 poin. Kekalahan dari Brentford juga membuat The Blues menjalani tiga pertandingan Premier League tanpa kemenangan.
Klasemen sementara:
Brentford — 9 poin
Chelsea — 7 poin
Posisi dapat berubah setelah pertandingan lain pada pekan kelima selesai.
Bagi Brentford, kemenangan ini mempertegas start positif mereka. Bukan hanya karena mengalahkan Chelsea, tetapi juga karena mereka mampu melakukannya dengan cara yang sangat efektif: bertahan disiplin, memanfaatkan bola mati, kemudian menghukum lawan melalui transisi cepat.
Sementara Chelsea harus menggunakan jeda internasional untuk mencari kembali keseimbangan permainan. Kekalahan 0-3 ini menunjukkan bahwa persoalannya bukan sekadar gagal mencetak gol. Ketika pertandingan memasuki fase menentukan, Chelsea kehilangan kontrol dan Brentford memanfaatkannya tanpa ampun.
Malam di Gtech Community Stadium akhirnya menjadi milik Brentford.
Setelah menunggu sejak 1938 untuk kembali mengalahkan Chelsea di kandang dalam konteks kemenangan historis tersebut, The Bees tidak sekadar menang. Mereka menang dengan tiga gol, tanpa kebobolan, dan dengan babak kedua yang sulit dilupakan para pendukungnya. (Red)







