Brentford 2-0 Chelsea.
Di sinilah pertandingan praktis mulai menjauh dari Chelsea.
The Blues memiliki 59 persen penguasaan bola dan melepaskan 12 tembakan, tetapi hanya dua yang tepat sasaran. Brentford justru hanya menguasai 41 persen bola, tetapi mampu mencatat enam tembakan tepat sasaran dari 13 percobaan.
Angka itu menggambarkan masalah Chelsea dengan cukup jelas: lebih banyak memegang bola, tetapi jauh lebih sedikit menghasilkan ancaman nyata.
Fábio Carvalho Menutup Malam dengan Cerita Manis
Brentford belum selesai.
Pada masa injury time, Fábio Carvalho yang baru masuk dari bangku cadangan mencetak gol ketiga. Kevin Schade mengirim umpan silang rendah dari sisi kiri yang sedikit mengenai Josh Acheampong sebelum bola mengarah ke Carvalho.
Carvalho datang dari belakang dan menyelesaikannya dari jarak dekat.
Brentford 3-0 Chelsea.
Gol pada menit ke-90+4 itu menjadi penutup sempurna bagi malam Brentford.
Bagi Carvalho, gol tersebut juga memiliki nilai emosional. Ia baru kembali setelah menjalani pemulihan cedera ACL dan langsung memberikan kontribusi dalam kemenangan besar timnya.
Chelsea Punya Bola, Brentford Punya Efektivitas
Salah satu hal paling menarik dari pertandingan ini adalah perbedaan antara penguasaan bola dan efektivitas.
Chelsea menguasai bola 59 persen dan melakukan 497 operan, sedangkan Brentford berada di angka 41 persen penguasaan bola dengan 344 operan. Tetapi Brentford menghasilkan enam tembakan tepat sasaran, berbanding dua milik Chelsea.
Data expected goals juga menunjukkan perbedaan kualitas peluang. Salah satu penyedia statistik mencatat Brentford memiliki sekitar 2,13 xG berbanding 0,89 milik Chelsea.
Artinya, Brentford tidak perlu mendominasi bola untuk mengendalikan arah pertandingan.
Mereka menunggu, merebut bola, lalu menyerang dengan cepat ketika ruang terbuka.
Masalahnya, Chelsea justru memberikan ruang tersebut setelah tertinggal.
Pertahanan Chelsea Kembali Jadi Sorotan
Kekalahan ini memperpanjang persoalan defensif Chelsea pada awal musim.
Chelsea kini sudah kebobolan 12 gol dalam lima pertandingan Premier League. Tim Xabi Alonso juga belum mencatat clean sheet dalam 21 pertandingan liga terakhir, menurut Reuters.
Situasinya semakin sulit karena Chelsea datang dengan sejumlah masalah pemain.







