Yoane Wissa Jadi Mimpi Buruk Portugal di Piala Dunia 2026
Portugal harus puas berbagi poin setelah ditahan RD Kongo dengan skor 1-1 dalam laga Piala Dunia 2026. Sempat unggul cepat lewat gol Joao Neves di awal pertandingan, Portugal gagal mempertahankan keunggulan setelah Yoane Wissa mencetak gol balasan menjelang turun minum.
Portugal membuka keunggulan pada menit ke-6. Umpan Pedro Neto berhasil diselesaikan Joao Neves untuk membawa timnya unggul 1-0. Setelah gol tersebut, Portugal lebih banyak menguasai bola, tetapi kesulitan menciptakan peluang bersih di depan gawang lawan.
RD Kongo justru tampil disiplin dan berani meladeni permainan Portugal. Tim asal Afrika itu beberapa kali mengandalkan serangan balik cepat dan berhasil menyamakan kedudukan pada menit 45+5. Wissa sukses menanduk bola ke gawang Portugal setelah memanfaatkan kelengahan lini belakang lawan.
Skor 1-1 bertahan hingga jeda pertandingan.
Memasuki babak kedua, RD Kongo tampil lebih percaya diri. Mereka berusaha mengambil inisiatif serangan lebih dulu dan tidak membiarkan Portugal mengendalikan pertandingan dengan mudah. Sementara Portugal mencoba melakukan perubahan dengan memasukkan Francisco Conceicao menggantikan Bernardo Silva.
Portugal sebenarnya sempat mencetak gol pada menit ke-56 melalui tendangan salto Joao Cancelo. Namun gol tersebut dianulir wasit karena lebih dulu terjadi offside dalam proses serangan.
Dua menit kemudian, RD Kongo hampir berbalik unggul. Cedric Bakambu berhasil melepaskan tembakan ke gawang Portugal, tetapi wasit lebih dulu melihat adanya pelanggaran sehingga peluang itu tidak dihitung.
RD Kongo kembali mengancam pada menit ke-64 melalui sundulan Steve Kapuadi. Namun bola masih melenceng tipis dari sasaran.
Portugal yang lebih diunggulkan justru terlihat kesulitan menembus pertahanan lawan. Serangan yang dibangun Bruno Fernandes, Pedro Neto, dan Cristiano Ronaldo sering terhenti sebelum memasuki kotak penalti.
Peluang terbaik Portugal di babak kedua datang pada menit ke-69. Ronaldo mendapatkan ruang tembak yang cukup baik, tetapi penyelesaiannya masih melebar di sisi kiri gawang RD Kongo.
Pertandingan kemudian berjalan semakin terbuka. RD Kongo juga beberapa kali memberikan ancaman melalui serangan balik. Pada menit ke-78, Bakambu kembali memperoleh peluang, tetapi sepakannya melambung di atas mistar gawang Diogo Costa.
Empat menit berselang, RD Kongo kembali membuat pertahanan Portugal bekerja keras. Namun penyelesaian akhir yang kurang tenang membuat bola dengan mudah diamankan oleh Diogo Costa.
Portugal terus berusaha mencari gol kemenangan hingga menit-menit akhir. Pada menit ke-89, Joao Cancelo melepaskan tendangan mendatar dari luar kotak penalti, tetapi kiper RD Kongo, Lionel Mpasi, masih mampu mengamankannya.
Di penghujung laga, Portugal juga harus menerima kartu kuning untuk Henrique Araujo setelah melakukan pelanggaran keras terhadap Wissa yang berpeluang melancarkan serangan berbahaya.
Kedua tim saling menyerang hingga peluit panjang dibunyikan. Namun tidak ada gol tambahan yang tercipta. Skor 1-1 bertahan hingga akhir pertandingan.
Hasil ini menjadi kejutan karena Portugal yang lebih difavoritkan gagal memanfaatkan dominasi penguasaan bola menjadi kemenangan. Sebaliknya, RD Kongo tampil disiplin, agresif, dan mampu memanfaatkan setiap kesempatan untuk memberikan tekanan kepada lawannya.
Susunan Pemain
Portugal: Diogo Costa, Joao Cancelo, Henrique Araujo, Renato Veiga, Nuno Mendes (Nelson Semedo 72), Joao Neves, Vitinha (Goncalo Ramos 83), Bernardo Silva (Francisco Conceicao 46), Bruno Fernandes, Pedro Neto (Rafael Leao 72), Cristiano Ronaldo.
RD Kongo: Lionel Mpasi-Nzau, Aaron Wan-Bissaka (Kalulu 85), Mbemba, Axel Tuanzebe, Masuaku, Samuel Moutoussamy, Mukau (Sadiki 57), Kayembe (Pickel 74), Yoane Wissa, Cedric Bakambu (Banza 85).njadi 1-1. Hingga wasit meniup pluit terakhir di babak kedua, skor tidak berubah. (Red)


