Skrol untuk membaca pos

Asmara Gen Z Episode 565 Part 2: Pengakuan Axel Gegerkan Keluarga Cassarius

Muh. Rifai
Asmara Gen Z Episode 565. Foto: Tangkapan Layar Youtube SCTV
A-AA+A++

Pernyataan itu membuat rasa penasaran keluarga semakin besar. Namun ketika Axel mulai menjelaskan alasan sebenarnya, Om Ares beberapa kali mencoba menghentikannya.

“Jangan lakukan, Axel. Tutup mulut kamu, Axel,” kata Om Ares berulang kali.

Meski begitu, Axel tetap melanjutkan penjelasannya. Ia mengaku sengaja merahasiakan pertemuan dengan Daniel karena tidak ingin Om Ares dan Tante Kes berada dalam posisi yang sulit. Menurutnya, jika informasi itu diketahui terlalu cepat, bisa saja muncul anggapan bahwa ada pihak yang ingin mengambil keuntungan dari keluarga Aleveric.

Ketegangan mencapai puncaknya ketika Axel tanpa sengaja mengungkap persoalan yang selama ini menjadi akar masalah.

“Ini soal perjodohan itu,” katanya.

Ucapan tersebut langsung membuat suasana meledak. Om Ares kembali memintanya berhenti berbicara. Namun semuanya sudah terlambat. Rahasia yang selama ini berusaha disimpan mulai terbuka sedikit demi sedikit di depan seluruh keluarga.

Axel kemudian balik mempertanyakan sikap Oma Dominic. Ia ingin memastikan apakah sang nenek benar-benar ingin seluruh alasan itu dijelaskan di hadapan semua orang yang hadir.

Pertanyaan tersebut membuat Oma Dominic tampak kehilangan kata-kata. Ia mengaku tidak memahami apa yang sebenarnya sedang terjadi dan merasa sangat kecewa karena informasi sepenting itu disembunyikan darinya.

Kekecewaan Oma semakin terlihat saat ia memutuskan mengakhiri makan malam lebih cepat.

“Mama lelah dengan semua drama di rumah ini,” ujarnya sebelum meminta Valerian mengantarnya ke ruang istirahat.

Kepergian Oma tidak membuat situasi menjadi lebih tenang. Setelah itu, perhatian seluruh keluarga beralih kepada Axel. Tante Kes terlihat tidak bisa menyembunyikan rasa kecewanya. Sementara Om Ares berusaha menenangkan keadaan meski mengakui bahwa dirinya juga merasa terpukul.

Sandra kemudian mencoba meredakan suasana. Ia menilai kondisi Oma sudah terlalu lelah untuk melanjutkan pembahasan malam itu dan menyarankan agar semuanya dibicarakan kembali keesokan hari.

Di tengah perdebatan yang belum menemukan titik terang, mulai muncul berbagai dugaan dari anggota keluarga lainnya. Salah satunya terkait kemungkinan adanya kepentingan tertentu di balik rencana perjodohan yang selama ini menjadi pembicaraan.