Skrol untuk membaca pos

Harga RTX Spark Nvidia Diprediksi Setara MacBook Pro

Muh. Rifai
RTX Spark. Foto: INVIDIA
A-AA+A++

Selain AI, Nvidia juga berupaya menunjukkan bahwa platform ini mampu memberikan pengalaman gaming yang serius. Dalam ajang Computex, perusahaan memperlihatkan demonstrasi Forza Horizon 6 yang berjalan pada resolusi 1440p dengan kecepatan lebih dari 100 frame per detik. Demonstrasi tersebut digunakan untuk menunjukkan bahwa RTX Spark dapat menghadirkan performa tinggi tanpa harus mengorbankan desain yang ringkas dan ringan.

Sejumlah mitra manufaktur yang terlibat dalam pengembangan perangkat berbasis RTX Spark turut menegaskan keunggulan tersebut. Mereka menyebut platform baru Nvidia mampu menghadirkan keseimbangan antara tenaga komputasi dan portabilitas yang selama ini sulit ditemukan pada laptop gaming atau workstation tradisional.

Gelombang awal perangkat yang akan menggunakan platform ini juga telah mulai diperkenalkan. Beberapa nama besar yang masuk dalam daftar antara lain Microsoft Surface Laptop Ultra, Dell XPS 16 Creator Edition versi terbaru, Asus ProArt P16 dan P14, HP OmniBook X 14, HP OmniBook Ultra 16, Lenovo Yoga Pro 9n, serta MSI Prestige N16 Flip AI+.

Kehadiran berbagai produsen tersebut menunjukkan bahwa Nvidia tidak bergerak sendirian dalam upaya membangun ekosistem komputer berbasis teknologi ARM dan AI. Dukungan dari sejumlah merek ternama berpotensi mempercepat adopsi platform baru ini di pasar global.

Yang tidak kalah menarik adalah target skala produksi yang dicanangkan Nvidia. Perusahaan menyatakan bahwa ekosistem RTX Spark berpotensi berkembang hingga mencakup sekitar 30 model laptop dan 10 sistem desktop pada musim gugur mendatang. Jumlah tersebut menunjukkan ambisi besar Nvidia untuk memperluas kehadirannya di industri PC, yang selama ini lebih banyak didominasi oleh produsen prosesor dan sistem operasi tertentu.

Selain para mitra yang telah diumumkan, Nvidia juga mengisyaratkan bahwa lebih banyak perangkat akan hadir dari produsen lain seperti Acer dan Gigabyte. Jika rencana tersebut berjalan sesuai jadwal, pasar komputer premium dapat mengalami persaingan yang semakin ketat dalam beberapa tahun ke depan.

Meski demikian, sejumlah tantangan masih perlu dijawab sebelum RTX Spark benar-benar mampu menjadi pesaing kuat MacBook Pro. Salah satu perhatian utama adalah ekosistem Windows on Arm yang hingga kini masih menghadapi berbagai pertanyaan terkait kompatibilitas perangkat lunak. Tidak semua aplikasi yang tersedia di Windows tradisional dapat berjalan dengan optimal pada platform ARM, meskipun dukungan dan teknologi emulasi terus mengalami peningkatan.