DPRD Sulteng Dorong Kontribusi Lulusan STAH Dharma Sentana
Wisuda XII Sekolah Tinggi Agama Hindu (STAH) Dharma Sentana Sulawesi Tengah digelar di Hotel Grand Sya, Palu, Jumat (19/12/2025), dan dihadiri perwakilan DPRD Provinsi Sulawesi Tengah, Abdul Rahman. Kegiatan ini menjadi momentum pelepasan lulusan dari berbagai program studi yang diharapkan mampu berkontribusi dalam penguatan sumber daya manusia dan kerukunan umat di Sulawesi Tengah.
Hadir dalam kegiatan ini Gubernur Sulawesi Tengah yang diwakili oleh Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Dr. Fahrudin, S.Sos., M.Si. Selain itu, turut hadir unsur pimpinan STAH Dharma Sentana, civitas akademika, tokoh agama Hindu, perwakilan Kantor Wilayah Kementerian Agama Sulawesi Tengah, LLDIKTI, Palaka Wira, Polda Sulawesi Tengah, serta undangan dari berbagai instansi pemerintah dan lembaga terkait.
Paragraf pembuka acara diawali dengan prosesi akademik yang diikuti oleh seluruh wisudawan dan wisudawati. Suasana berlangsung tertib dan penuh rasa syukur, menandai berakhirnya satu tahap penting dalam perjalanan pendidikan para lulusan STAH Dharma Sentana. Wisuda ini menjadi momentum pengakuan resmi atas capaian akademik sekaligus awal dari tanggung jawab baru di tengah masyarakat.
Dalam sambutannya, Abdul Rahman menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh wisudawan dan wisudawati yang telah berhasil menyelesaikan pendidikan tinggi. Ia menyampaikan apresiasi kepada para lulusan yang telah melalui proses panjang dan penuh tantangan selama menempuh pendidikan di STAH Dharma Sentana Sulawesi Tengah.
“Wisuda ini bukanlah akhir dari proses belajar, melainkan awal dari pengabdian yang sesungguhnya di tengah masyarakat. Ilmu pengetahuan, nilai moral, dan spiritual yang diperoleh selama menempuh pendidikan di STAH Dharma Sentana hendaknya menjadi bekal utama dalam menghadapi tantangan kehidupan ke depan,” ujar Abdul Rahman dalam sambutannya.
Ia menegaskan bahwa DPRD Provinsi Sulawesi Tengah, khususnya Komisi IV yang membidangi pendidikan, kesehatan, dan kesejahteraan rakyat, memberikan perhatian serius terhadap pengembangan pendidikan tinggi, termasuk pendidikan keagamaan. Menurutnya, pembangunan sumber daya manusia yang berkualitas tidak hanya bertumpu pada aspek akademik, tetapi juga pada pembentukan karakter dan nilai-nilai moral.
“Perguruan tinggi keagamaan memiliki peran strategis dalam membentuk generasi yang cerdas secara intelektual dan memiliki landasan etika yang kuat. DPRD Provinsi Sulawesi Tengah akan terus mendorong kebijakan serta dukungan anggaran yang berpihak pada peningkatan mutu pendidikan, termasuk pendidikan keagamaan Hindu,” jelasnya.
Abdul Rahman juga berpesan agar para lulusan STAH Dharma Sentana mampu mengimplementasikan ilmu yang diperoleh secara nyata dalam kehidupan bermasyarakat. Ia berharap lulusan tidak hanya berorientasi pada pencapaian pribadi, tetapi juga berkontribusi bagi lingkungan sosial, budaya, dan keagamaan.
“Kami berharap para lulusan STAH Dharma Sentana dapat menjadi agen perubahan di lingkungan masing-masing, menjaga kerukunan umat beragama, serta ikut berperan dalam pembangunan Sulawesi Tengah yang inklusif dan berkeadilan,” tambahnya.
Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya peran lulusan perguruan tinggi keagamaan dalam menjaga harmoni sosial di tengah masyarakat yang majemuk. Menurutnya, nilai-nilai toleransi, moderasi beragama, dan semangat kebangsaan harus terus dijaga dan diamalkan dalam kehidupan sehari-hari.
Sementara itu, kepada pihak kampus, Abdul Rahman menyampaikan apresiasi atas dedikasi dan komitmen STAH Dharma Sentana Sulawesi Tengah dalam menyelenggarakan pendidikan tinggi keagamaan. Ia menilai STAH Dharma Sentana telah berkontribusi nyata dalam mencetak sumber daya manusia Hindu yang memiliki kompetensi dan integritas.
“STAH Dharma Sentana telah menunjukkan peran dalam menyiapkan lulusan yang siap mengabdi kepada masyarakat. Sinergi antara lembaga pendidikan dan pemerintah daerah perlu terus diperkuat agar upaya peningkatan kualitas sumber daya manusia dapat berjalan seiring dengan program pembangunan daerah,” ujarnya.
Perwakilan Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah, Dr. Fahrudin, dalam kesempatan yang sama juga menyampaikan pesan agar para lulusan mampu membawa nilai-nilai keagamaan ke dalam ruang pengabdian yang lebih luas. Ia berharap lulusan STAH Dharma Sentana dapat berperan aktif di berbagai sektor, baik pendidikan, sosial, maupun pelayanan keagamaan.
Rangkaian acara wisuda ditutup dengan doa bersama sebagai ungkapan rasa syukur atas kelancaran kegiatan. Setelah itu, dilakukan pemberian ucapan selamat kepada para wisudawan dan wisudawati oleh para undangan dan pimpinan kampus. Suasana penuh kebersamaan dan haru mewarnai akhir acara, menandai dimulainya perjalanan baru para lulusan STAH Dharma Sentana Sulawesi Tengah. ***
