Ia pun mengingatkan agar keberhasilan program Bangga Kencana tidak hanya diukur dari pencapaian angka.
“Sinergi antara pemerintah, legislatif, akademisi, dan seluruh lapisan masyarakat menjadi kunci utama keberhasilan,” tambahnya.
Pernyataan ini menegaskan arah kebijakan yang lebih memprioritaskan dampak nyata terhadap kesejahteraan keluarga.
Dengan tema “Integrasi Quick Wins Kemendukbangga – Berani Cerdas, Berani Sehat untuk Indonesia Emas 2045”, Rakorda ini diharapkan menjadi titik tolak baru dalam memperkuat koordinasi dan komitmen seluruh pemangku kepentingan. Pemerintah provinsi menyatakan bahwa setiap program akan diturunkan sampai ke tingkat desa, dengan pengawasan berkala agar capaian tidak berhenti pada seremonial.
Rakorda Bangga Kencana menjadi pengingat penting bahwa masalah pengendalian penduduk bukan sekadar data statistik. Ia berkait erat dengan kualitas generasi masa depan yang akan menentukan arah pembangunan Sulawesi Tengah beberapa dekade ke depan. ***









