Keluhan serupa disampaikan oleh Yeni Sandipu, warga lainnya. Ia mendesak agar pemerintah segera membangun fasilitas pendidikan dan kesehatan.
“Kami minta sekolah dan puskesmas dibangun, karena anak-anak kami harus menempuh jarak jauh ke sekolah yang kondisinya pun tidak layak,” tuturnya.
BACA JUGA:
Secara resmi, tuntutan masyarakat transmigrasi UPT Kancu’u Saembawalati meliputi:
- Meminta Wakil Gubernur Sulawesi Tengah untuk mengembalikan hak-hak kependudukan warga transmigrasi.
- Mendesak Pemerintah Kabupaten Poso agar wilayah transmigrasi dijadikan desa definitif.
- Meminta pembangunan fasilitas umum seperti sekolah, PAUD, dan rumah ibadah.
Warga berharap, Pemerintah Provinsi dan Kabupaten segera mengambil langkah konkret untuk menyelesaikan masalah yang berlarut-larut ini. Bagi mereka, hak atas tanah, pendidikan, dan kesehatan bukan sekadar permintaan, tetapi kebutuhan mendesak untuk membangun masa depan lebih baik.***









