Skrol untuk membaca pos

Anwar Hafid: Tak Ada Anak Emas, Kantor Jorok Siap Digantung Bendera Hitam

Muh. Rifai
Gubernur Sulawesi Tengah, Dr. H. Anwar Hafid, M.Si, di dampingi Wakil Gubernur dr. Reny A. Lamadjido dan Sekprov Dra. Novalina, memimpin apel bersama ribuan ASN dan tenaga Non-ASN dari lingkup Pemprov Sulawesi Tengah. Foto: RO Adpim
A-AA+A++

“Jangan ada anak emas, karena satu anak emas akan melahirkan seribu anak tiri,” ujarnya.

Ia mengingatkan, birokrasi adalah organisme hidup, dan semua pegawai adalah sel penting yang harus bekerja dalam koordinasi yang baik.

Anwar ingin struktur pemerintahan di bawahnya menjadi lebih komunikatif dan fungsional, bukan hanya sekadar menjalankan perintah.

“Tolong kita semua satu bahasa karena kita semua satu keluarga besar,” ucapnya menutup arahan dengan harapan besar agar seluruh elemen Pemprov menjadi satu kesatuan dalam menjalankan program-program unggulan BERANI.

Apel ini juga menjadi momentum pencanangan Zona Integritas di lingkungan kantor sekretariat daerah sebagai bentuk komitmen pada tata kelola yang transparan dan akuntabel.

Turut hadir mendampingi Gubernur yakni Wakil Gubernur dr. Reny A. Lamadjido, Sekprov Dra. Novalina, para staf ahli, asisten, dan seluruh kepala perangkat daerah.***