Persaingan di dunia chipset semakin ketat dengan hadirnya Snapdragon 7+ Gen 3, yang disebut-sebut mampu menyaingi performa flagship lawas Snapdragon 8 Gen 1.
Meski berasal dari kelas yang berbeda, perbandingan keduanya menjadi menarik, terutama bagi pengguna yang mencari kombinasi terbaik antara performa dan efisiensi daya.
Performa: Chip Baru vs Flagship Lama
Snapdragon 7+ Gen 3 hadir dengan arsitektur terbaru, menggunakan inti Cortex-X4, yang lebih efisien dibandingkan Cortex-X2 pada Snapdragon 8 Gen 1. Berikut perbandingan spesifikasi inti CPU keduanya:
Snapdragon 7+ Gen 3:
- 1x Cortex-X4 @ 2,8 GHz
- 4x Cortex-A720
- 3x Cortex-A520
- Fabrikasi 4nm (TSMC)
Snapdragon 8 Gen 1:
- 1x Cortex-X2 @ 3,0 GHz
- 3x Cortex-A710
- 4x Cortex-A510
- Fabrikasi 4nm (Samsung)
Meski memiliki kecepatan clock lebih tinggi, Snapdragon 8 Gen 1 terkenal dengan konsumsi daya yang besar dan masalah panas berlebih akibat fabrikasi Samsung. Sebaliknya, Snapdragon 7+ Gen 3 menggunakan arsitektur yang lebih efisien dan tidak mudah panas.
Performa GPU: Siapa yang Lebih Kuat?
Dalam hal grafis, Snapdragon 8 Gen 1 masih memiliki keunggulan dengan Adreno 730, sementara Snapdragon 7+ Gen 3 menggunakan Adreno 732 yang merupakan versi terbaru namun sedikit lebih hemat daya.
Menurut hasil pengujian AnTuTu, Snapdragon 7+ Gen 3 mencetak skor sekitar 1.448.293 poin, lebih tinggi dibandingkan Snapdragon 8 Gen 1 yang mendapat 1.057.645 poin. Hal ini menunjukkan bahwa meskipun berasal dari seri 7, performa Snapdragon 7+ Gen 3 mampu menyaingi dan bahkan melampaui Snapdragon 8 Gen 1 di beberapa aspek.
Efisiensi Daya & Suhu: Snapdragon 7+ Gen 3 Lebih Dingin
Keunggulan lain Snapdragon 7+ Gen 3 terletak pada fabrikasinya. TSMC 4nm yang digunakan lebih hemat daya dibandingkan Samsung 4nm pada Snapdragon 8 Gen 1, yang terkenal dengan isu overheating.
Snapdragon 7+ Gen 3 menawarkan keseimbangan antara performa dan efisiensi daya, berbeda dengan Snapdragon 8 Gen 1 yang cenderung panas.
Konektivitas dan Fitur Tambahan
Snapdragon 7+ Gen 3:



